DPRD Kabupaten Kediri Minta Penggunaan Anggaran Rp 7 M Persedikab Tepat dan Transparan

DPRD Kabupaten Kediri Minta Penggunaan Anggaran Rp 7 M Persedikab Tepat dan Transparan
Persedikab Kediri saat melakukan sesi latihan di Stadion Canda Bhirawa Pare. (foto : Persedikab Kediri).

Kediri , (afederasi.com) - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kediri, Dodi Purwanto meminta manajemen Persedikab nantinya transparan dan sesuai target terkait penggunaan anggaran APBD Rp 7 miliar.

Kini, anggaran yang sudah disahkan melalui perubahan anggaran keuangan (PAK) tinggal menunggu proses pencarian pada akhir Oktober 2022 ini. 

"Semuanya harus sesuai dengan on the track atau mekanisme yang ada," jelas Dodi saat dikonfirmasi, Jumat (14/10/2022).

Dengan anggaran tersebut pihak dewan selaku lembaga kontrol kata Dodi bersama Inspektorat dan BPK (badan pengawas keuangan) mengaku akan terus mengawal proses penggunaannya agar sesuai dan tepat sasaran. 

Apalagi, saat ini masyarakat Kediri tengah menanti performa terbaik skuad Bledug Kelud agar naik kasta ke Liga 2. 

"Kalau melihat uji coba yang sudah dilaksanakan harapannya bisa menjadi juara di liga 3. 

Dan juga dengan anggaran yang besar tersebut seharusnya bisa menunjukkan prestasi lebih dari tahun lalu," ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, manajemen Persedikab juga mengaku siap dan optimistis dengan target juara Liga 3. Ditambah, dengan anggaran tersebut yang naik Rp 3 miliar, lebih besar dari musim lalu yang hanya dianggarkan Rp 4 miliar.

"Kita setransparan mungkin dan sama-sama mengawasi dengan anggaran sebesar ini, agar kita benar-benar melangkah lebih baik lagi," ucap Media Officer Persedikab Kediri, Dimas Andhika. (sya/dn)