Disnaker Jombang Targetkan Angka Pengangguran Turun 3,70 Persen
Jombang, (afederasi.com) – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Jombang mendukung visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Jombang 2025-2029 untuk mewujudkan "Jombang Maju dan Sejahtera untuk Semua." Salah satu langkah konkret yang diambil adalah mengadakan job fair yang digelar di SMKN 3 Jombang pada Kamis (26/6/2025).
Tujuan utama dari acara ini adalah untuk mengentaskan pengangguran, dengan target angka pengangguran di Jombang pada tahun 2025 sebesar 3,70 persen atau menurun dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 3,75 persen setara dengan 28.738 jiwa.
Kepala Disnaker Jombang, Isawan Nanang Risdiyanto, menjelaskan bahwa bursa kerja ini bertujuan untuk mempertemukan perusahaan yang mencari tenaga kerja dengan para pencari kerja, baik dari Jombang maupun wilayah sekitarnya. "Kami sangat membuka ruang bagi warga Jombang," tuturnya.
Job fair ini tidak hanya memberikan kesempatan bagi pencari kerja untuk mendapatkan informasi mengenai lowongan, tetapi juga untuk memahami kualifikasi dan jenis perusahaan yang ada.
"Harapannya, teman-teman pencaker mendapatkan informasi yang jelas tentang lowongan kerja di Jombang," tambah Isawan.
Setelah job fair, Disnaker Jombang berencana untuk menjalin kolaborasi lebih lanjut dengan perusahaan-perusahaan di Jombang. "Kami akan melaksanakan job fair mini atau walk interview, di mana perusahaan bisa berkolaborasi dengan kami di kantor Disnaker untuk melaksanakan tes wawancara," papar Isawan.
Bursa kerja ini bukan sekadar formalitas; sejak awal, Disnaker bersama perusahaan telah melakukan identifikasi lowongan kerja hingga akuntabilitas.
"Kami berupaya agar pencaker merasa nyaman dan mudah dalam mendaftar atau mengisi lowongan pekerjaan yang ada," ujarnya.
Dari 27 perusahaan yang terlibat, tujuh di antaranya langsung menggelar tes wawancara di lokasi job fair. "Terima kasih kepada SMKN 3 Jombang yang telah menyediakan tempat dan mendukung penyelenggaraan JobFair" ungkap Isawan.
Disnaker juga menggandeng tenaga psikolog untuk memberikan fasilitas kepada pencaker dalam menggali potensi dan bimbingan karir. "Ini penting agar mereka mengetahui potensi diri dan bidang yang cocok, apakah di formal atau non-formal," lanjutnya.
Dalam bursa kerja kali ini, Disnaker juga memanfaatkan platform pencari kerja untuk memberikan kemudahan bagi perusahaan dan pencaker. "Perusahaan dapat melihat berapa banyak yang mendaftar atau sudah memasukkan lamaran kerja. Pencaker bisa mendaftar dari rumah," jelas Isawan.
Hingga pukul 08.00, tercatat sebanyak 2.444 pencaker telah mendaftar, dengan 1.253 di antaranya sudah memasukkan lamaran kerja untuk 1.854 lowongan yang dibuka.
Isawan menambahkan bahwa Disnaker Jombang telah melaksanakan beberapa pelatihan kerja yang menjadi kebutuhan perusahaan di Jombang, diantaranya pelatihan menjahit, untuk meningkatkan keterampilan dan daya saing di pasar kerja.
"Pelatihan ini bertujuan untuk mempersiapkan peserta agar sesuai dengan kebutuhan industri padat karya yang ada di Kabupaten Jombang. Dengan berbagai upaya yang dilakukan, kami optimis dapat mencapai target pengangguran 3,70 persen dalam waktu dekat," pungkasnya.(san).
What's Your Reaction?



