Dinkes Tulungagung Launching Progam "Geser Jadi Mantul"

Dinkes Tulungagung Launching Progam "Geser Jadi Mantul"
Capt: pelepasan balon sebagai simbolis launchingnya program geser jadi mantul yang dilakukan oleh Dinkes Tulungagung (erin/afederasi.com)

Tulungagung, (afederasi.com) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tulungagung launching program 'Geser Jadi Mantul'. Acara tersebut bertempat di SMAN 1 Tulungagung pada Selasa, (4/10/2022).

Geser Jadi Mantul merupakan singkatan dari gerakan serentak jaring diabetes masyarakat Tulungagung.

Kepala Dinkes Kabupaten Tulungagung, dr Kasil Rokhmad, MMRS melalui Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Didik Eka Sunarya Putra mengatakan geser jadi mantul ini merupakan suatu kegiatan untuk mengenali suatu faktor resiko penyakit tidak menular, terutamanya ialah penyakit diabetes melitus (DM).

Dimana DM merupakan ibu dari segala penyakit lainnya. Maksutnya, bermula dari DM bisa memicu timbulnya penyakit tidak menular lain seperti gagal ginjal, jantung, dan lainnya.

"Jadi kita antisipasi dan melakukan pencegahan untuk DM mulai usia anak 15 tahun," jelasnya.

Menurut Didik, pihaknya bakal menyasar 796 ribu masyarakat Tulungagung mulai usia 15 hingga 59 tahun. Kegiatan geser jadi mantul dilakukan secara serentak mulai hari ini, oleh seluruh puskesmas di Tulungagung.

"Kita launching di SMAN 1 Tulungagung, dan diikuti serentak oleh seluruh puskesmas," katanya.

Didik melanjutkan, dari penjaringan yang dilakukan tersebut apabila terdapat siswa yang terkena DM maka bakal segera dilakukan penanganan sedini mungkin. Sehingga nanti ketika anak tersebut telah dewasa tidak terjadi penyakit kronis yang berbahaya.

Kemudian apabila orang tersebut terindikasi DM, maka ia harus rutin konsultasi ke fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes), selain itu juga menjaga pola hidup sehat, dan rutin mengurangi karbohidrat serta gula.

"Harus memperbanyak olahraga fisik juga," tambahnya.

Didik menambahkan pihak Dinkes menargetkan kegiatan geser jadi mantul ini bakal selesai dalam waktu tiga bulan kedepan.

"Harapan kami sebelum akhir tahun semua bisa selesai," tandasnya. (er)