Dianiaya OTK Saat Antre BBM di SPBU Sembayat, Warga Manyar Alami Luka di Mata

03 Jan 2026 - 21:17
Dianiaya OTK Saat Antre BBM di SPBU Sembayat, Warga Manyar Alami Luka di Mata
Korban Imam Lutfi alami luka dibagian mata usai di aniaya OTK di SPBU Manyar. (Fahrudin/afederasi.com)

Gresik, (afederasi.com) – Seorang pria menjadi korban penganiayaan brutal oleh orang tak dikenal (OTK) saat mengantre pengisian bahan bakar di SPBU Desa Sembayat, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Tanpa sebab yang jelas, korban dipukul dan ditendang hingga tersungkur di hadapan sejumlah warga.

Korban diketahui bernama Imam Lutfi (37), warga Desa Karangrejo, Kecamatan Manyar. Akibat kejadian tersebut, Lutfi mengalami luka memar pada wajah dan leher, terutama di bagian bola mata kiri, serta nyeri hebat di punggung akibat tendangan pelaku.

Peristiwa itu terjadi pada Jumat (2/1/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu, korban tengah mengantre pembelian bahan bakar jenis pertalite. Namun tiba-tiba, seorang pria yang berada di antrean depan menghampirinya.

Pelaku yang mengenakan kaos hitam, topi, dan celana pendek tersebut langsung melayangkan pukulan dan tendangan tanpa banyak bicara. Aksi kekerasan itu membuat korban tak berdaya dan tersungkur di lokasi kejadian.

“Saya tidak tahu masalahnya apa, saya juga tidak kenal orang itu. Tiba-tiba dia menghampiri saya dan bilang, ‘Kenapa kamu lihat-lihat saya sambil melotot,’” ujar Imam Lutfi.

Ia menegaskan tidak memiliki niat atau masalah apa pun dengan pelaku. Menurutnya, saat kejadian ia hanya fokus mengantre BBM dan tidak melakukan tindakan yang memicu amarah pelaku.

“Saya hanya mengantre beli pertalite. Tapi dia langsung memukul saya berulang kali dan menendang saya,” ungkapnya.

Lutfi menambahkan, selama penganiayaan berlangsung dirinya sama sekali tidak melakukan perlawanan dan hanya berusaha melindungi diri. Akibatnya, ia mengalami luka fisik yang cukup serius.

“Saya dipukul dan ditendang berkali-kali. Saya tidak melawan. Setelah kejadian, saya langsung meminta rekaman CCTV dan melapor ke polisi,” tandasnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Manyar, Ipda Syaiful Rokhim, membenarkan adanya laporan penganiayaan tersebut. Pihak kepolisian kini tengah melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas pelaku.

“Iya benar, korban sudah melapor dan saat ini sedang kami tindak lanjuti,” ujar Ipda Syaiful.

Ia menjelaskan, sejumlah langkah telah dilakukan penyidik, di antaranya mengamankan rekaman CCTV di area SPBU, mengumpulkan barang bukti, serta meminta keterangan dari saksi-saksi yang berada di lokasi kejadian.

Kasus ini masih dalam penanganan Polsek Manyar, dan polisi mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila mengetahui atau mengenali pelaku penganiayaan tersebut.(frd)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow