Bolos Berjamaah di Pantai, Lima Pelajar Diamankan Satpol PP Situbondo

03 Feb 2026 - 15:36
Bolos Berjamaah di Pantai, Lima Pelajar Diamankan Satpol PP Situbondo
Lima pelajar saat di bawa ke kantor satpol PP Situbondo (alifia rahma/afederasi.com)

Situbondo, (afederasi.com) – Alih-alih menyerap ilmu di ruang kelas, lima pelajar justru terjaring razia saat asyik menikmati semilir angin di kawasan wisata Pantai Patek, Desa Gelung, Kecamatan Panarukan. Kelimanya tak berkutik saat personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Situbondo mendatangi lokasi persembunyian mereka pada jam pelajaran berlangsung, Selasa (3/2/2026).

Kelompok pelajar yang kedapatan membolos ini memiliki latar belakang sekolah yang berbeda. Dua di antaranya merupakan siswa SMP asal Kecamatan Cermee, Bondowoso, sementara tiga lainnya berasal dari Situbondo, yakni dua siswa SMP dan satu siswa SMK asal Kecamatan Kapongan.

Setelah diamankan di lokasi, para pelajar tersebut langsung digelandang ke Kantor Satpol PP Situbondo untuk pendataan. Sebagai bagian dari pembinaan, mereka diwajibkan menulis surat pernyataan resmi yang berisi komitmen untuk tidak mengulangi perbuatan indisipliner tersebut.

Tindakan tegas tidak berhenti di situ. Pihak Satpol PP juga memanggil pihak sekolah serta orang tua masing-masing siswa ke kantor dinas. Langkah ini diambil agar orang tua dan guru dapat memberikan pengawasan ekstra serta pembinaan lanjutan di lingkungan keluarga maupun sekolah.

Kepala Satpol PP Kabupaten Situbondo, Sruwi Hartanto, melalui Kabid Penegakan Peraturan Perundang-undangan Daerah (PPUD), Maharani AM, menegaskan bahwa razia ini adalah bagian dari implementasi Peraturan Daerah (Perda) dan Peraturan Kepala Daerah (Perkada).

"Razia rutin ini dilakukan untuk menciptakan ketertiban umum dan keamanan masyarakat, termasuk memastikan ketertiban dunia pendidikan. Kami tidak ingin jam belajar siswa terbuang sia-sia hanya untuk nongkrong," tegas Maharani.

Maharani berharap tindakan ini dapat memberikan efek jera bagi para pelajar. Ia juga memperingatkan bahwa Satpol PP akan mengambil langkah yang lebih tegas jika di kemudian hari para siswa tersebut kembali terjaring dalam kasus yang sama.

"Penertiban ini sekaligus menjadi pengingat bagi orang tua dan sekolah untuk lebih aktif mengawasi anak-anak mereka selama jam belajar berlangsung," pungkasnya.(vya/dn) 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow