Biaya Operasional Habis, Bus Sekolah Tulungagung Hanya Layani Keberangkatan Siswa

06 Sep 2023 - 17:05
Biaya Operasional Habis, Bus Sekolah Tulungagung Hanya Layani Keberangkatan Siswa
Salah satu petugas dari Dinas perhubungan ketika menunjukkan kondisi bus sekolah di Dinas Perhubungan Kabupaten Tulungagung, (rizki /afederasi.com)
Biaya Operasional Habis, Bus Sekolah Tulungagung Hanya Layani Keberangkatan Siswa

Tulungagung, (afederasi.com) - Dinas Perhubungan Kabupaten Tulungagung menyebutkan operasional angkutan bus sekolah, saat ini hanya dapat melayani keberangkatan siswa ke sekolah. 

Sedangkan, untuk layanan penjemputan siswa dari sekolah ke rumah, untuk sementara tidak dapat dilakukan. Hal ini lantaran kekurangannya biaya operasional kendaraan (BOK) 

Kepala Dishub Tulungagung, Johanes Bagus Kuncoro membenarkan akan hal itu. Terhitung mulai 11 September 2023 mendatang, Bus Sekolah Dinas Perhubungan hanya melayani pemberangkatan siswa ke sekolah saja, sedangkan untuk kepulangan, akan diserahkan kepada masing-masing wali murid.

"Setelah kami hitung BOK kami hanya tersisa Rp 20 Juta, jumlah tersebut tidak mengcover pemberangkatan dan penjemputan kepulangan siswa sekolah hingga akhir tahun," jelas Bagus Rabu, (6/9/2023).

Apabila dipaksakan melakukan operasional pemberangkatan dan penjemputan kepulangan siswa, Dishub Tulungagung harus menghutang untuk menutupi biaya operasional. Dan hal itu, mustahil untuk dilakukan berdasarkan aturan yang ada.

"Dinas Perhubungan juga sudah mengeluarkan surat pemberitahuan wali murid untuk bisa mempersiapkan penjemputan anaknya secara mandiri," ungkapnya.

Bagus melanjutkan, pada tahun 2023 Dishub Tulungagung mendapatkan Rp 600 Juta untuk BOK. Jumlah tersebut lebih sedikit jika dibandingkan 2022 yang mendapatkan BOK Rp 1,2 Miliar.

"Bahkan ketika kami mengajukan PAK untuk BOK sebesar Rp 200 Juta kepada TAPD juga tidak ada realisasinya," jelasnya.

Padahal hanya dengan penambahan PAK Rp 200 Juta, operasional bus sekolah untuk pemberangkatan dan penjemputan kepulangan siswa bisa dilakukan hingga akhir tahun, anggaran tersebut tentu digunakan juga untuk pembelian bahan bakar dan perawatan bus. 

"Dinas Perhubungan ada ada 9 unit bus sekolah yang beroperasi di Kecamatan Kalidawir, Bandung, Gondang, Karangrejo, Ngunut, Ngantru dan Tulungagung Kota," pungkasnya.(riz/dn) 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow