Bawa Semangat Baru, AKBP Ridwan Maliki Resmi Pimpin Polres Trenggalek
Trenggalek, (afederasi.com) – Polres Trenggalek kini memiliki nakhoda baru. Mulai 14 April 2025, AKBP Ridwan Maliki resmi menjabat sebagai Kapolres Trenggalek, menggantikan AKBP Indra Ranu Dikarta yang bergeser menjadi Wakapolresta Bogor, Polda Jawa Barat.
Publik tentu bertanya-tanya, siapa sosok di balik seragam dinas ini? AKBP Ridwan Maliki bukanlah perwira biasa. Pria kelahiran Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, 41 tahun lalu ini menapaki perjalanan karirnya dengan penuh dedikasi sejak belia.
Menghabiskan masa kecil di Desa Grabag, Magelang, Ridwan menuntaskan pendidikan SD hingga SMP di kampung halamannya. Kecerdasannya membawanya menembus SMA Taruna Nusantara, sekolah bergengsi impian banyak remaja Indonesia.
Tak berhenti di situ, Ridwan menorehkan prestasi gemilang dengan lolos seleksi Akademi Kepolisian (Akpol) dan dinyatakan lulus pada 2006, mengalahkan ribuan pesaing dari berbagai daerah.
Mengawali karirnya di Polres Bangkalan, Madura, sebagai Ka SPKT I, Ridwan menunjukkan taringnya di dunia reserse dengan cepat. Ia sukses mengungkap kasus besar, seperti penyitaan 100 kilogram obat petasan, 375 petasan siap edar, hingga membekuk pelaku carok hanya dalam waktu kurang dari 24 jam.
Karir Ridwan terus menanjak. Tahun 2010, sebagai Iptu, ia dipindah ke Polres Tuban, Polda Jatim. Tak butuh waktu lama, di usia 28 tahun, ia dipercaya menjadi Kapolsek Merakurak — bahkan tercatat sebagai Kapolsek termuda di Kabupaten Tuban kala itu.
Di tangan Ridwan, pendekatan kepolisian menjadi lebih humanis. Ia membangun komunikasi terbuka dengan masyarakat, memadukan pendekatan formal dan informal demi menciptakan keamanan dan ketertiban yang kondusif.
Bertugas di berbagai posisi strategis, mulai dari Lemdiklat Polri, Sespripim Polda Kalbar, hingga SSDM Polri, membentuk Ridwan menjadi sosok perwira berpengalaman. Pada 2023, ia dipercaya menjadi Kasubdpaminal Bidpropam Polda Jatim, di mana ia aktif membumikan nilai-nilai etika profesi di kalangan anggota.
Meski sibuk, Ridwan tetap mengutamakan pendidikan. Ia menempuh kuliah di Universitas Teknologi Surabaya, lalu melanjutkan S1 dan S2 di STIK/PTIK. Baginya, pembelajaran terus-menerus menjadi kunci menemukan solusi yang komprehensif dalam menghadapi tantangan tugas.
Berbekal rekam jejak prestasi dan integritas, Polri pun menempatkannya di Trenggalek. Dalam apel kesatuan perdana di Mapolres Trenggalek, AKBP Ridwan mengusung tagline "Bekerja Untuk Ibadah, Mengabdi Untuk Masyarakat" sebagai spirit kepemimpinannya.
Ridwan menegaskan prioritasnya: memperkuat kehadiran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Ia berkomitmen mendorong profesionalisme personel di semua lini operasional, administrasi, dan pelayanan publik dengan pendekatan yang lebih humanis.
Tak hanya itu, Ridwan juga mengajak seluruh elemen, mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga insan pers, untuk bersinergi. Ia menegaskan, menjaga keamanan dan ketertiban bukan hanya tugas Polri semata, melainkan tanggung jawab bersama.
Bahkan, AKBP Ridwan menyatakan kesiapannya membuka ruang bagi kritik dan saran yang membangun demi mewujudkan Trenggalek yang lebih aman, nyaman, dan harmonis bagi seluruh warganya.(pb/dn)
What's Your Reaction?



