Balad Grup Siap Menjadi Jawara Ekspor Lobster Dunia, Tawarkan Investasi Rp 8,5 Triliun Per Tahun

22 Dec 2024 - 11:16
Balad Grup Siap Menjadi Jawara Ekspor Lobster Dunia, Tawarkan Investasi Rp 8,5 Triliun Per Tahun
Owner Balad Grup HRM. Khalilur R Abdullah Sahlawiy (ist)

Situbondo, (afederasi.com) – Bandar Laut Dunia (Balad) Grup tengah mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pelaku utama budidaya lobster, baik di dalam negeri maupun luar negeri.

Setelah menyelesaikan sejumlah perizinan, perusahaan ini berencana memulai budidaya lobster di Vietnam, menjalin kerjasama strategis dengan negara yang telah lama menjadi pemain utama dalam industri ini.

HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy, owner Balad Grup, menjelaskan bahwa Vietnam telah resmi menjalin kerjasama budidaya dengan Indonesia. “Vietnam telah menyampaikan surat kebutuhan benih bening lobster (BBL) untuk setahun. Kami disarankan oleh Dirjen Perikanan Budidaya untuk memulai budidaya terlebih dahulu,” ujarnya, Minggu (22/12/2024).

Pria yang akrab disapa Jhi Lilur ini menegaskan, Balad Grup sudah lama mempersiapkan langkah besar ini dengan dukungan 58 anak perusahaan. Saat ini, mereka menunggu finalisasi petunjuk teknis (juklak-juknis) kerjasama budidaya lobster Indonesia-Vietnam.

Sebagai bagian dari persiapan, Balad Grup telah memindahkan keramba dari Sokaan, Situbondo, ke Teluk Pengelek di gugusan Teluk Kangean, Sumenep, Madura.

“Selama 10 tahun ke depan, kami menargetkan budidaya 500 juta ekor lobster di 16 teluk di gugusan Teluk Kangean,” ungkap Jhi Lilur.

Pada tahun 2025, Balad Grup akan memulai budidaya 50 juta ekor lobster dengan nilai investasi fantastis, mencapai Rp 8,5 triliun per tahun. Tawaran kerjasama pun telah datang dari dua perusahaan besar China, yakni BUMN Perikanan China dan sebuah perusahaan perikanan swasta terkemuka.

“Kami akan memulai budidaya 200 ribu ekor lobster pada Januari 2025. Selanjutnya, volume budidaya akan ditingkatkan bertahap hingga mencapai 50 juta ekor per tahun. Dengan semangat dan kerja keras, kami optimis membawa Indonesia menjadi pemimpin ekspor lobster dunia, bahkan melampaui Vietnam, tentunya dengan tetap bermitra erat bersama mereka,” tuturnya penuh percaya diri.

Ambisi besar ini tidak hanya mencerminkan tekad Balad Grup, tetapi juga potensi besar Indonesia untuk menjadi pemain utama di pasar lobster dunia. (vya/dn)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow