Bahaya..! Ditinggal Naik Haji, Buaya Berusiai 3.5 Tahun Dievakuasi dari Ponpes Sakur

21 May 2024 - 20:23
Bahaya..! Ditinggal Naik Haji, Buaya Berusiai 3.5 Tahun Dievakuasi dari Ponpes Sakur
Petugas Damkarla Gresik saat mengevakuasi Buaya dari dalam Pondok Pesantren Sakur Ujungpangkah Gresik (Istimewa)

Gresik, (afederasi.com) - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Kabupaten Gresik, Jawa Timur melakukan evakuasi seekor di  pondok pesantren Sahabat Karomah Al qur'an (Sakur) di Dusun Mulyosari Desa Banyuurip, Kecamatan Ujungpangkah Gresik.

Evakuasi buaya berukuran satu setengah meter ini merupakan permintaan pengasuh pondok pesantren Kiai Haji Ahmad In'am Karimi, lantaran akan melaksanakan ibadah haji ke tanah suci.

Menurut Ridwan, salah satu wali santri mengatakan buaya betina yang sudah genap berusia tiga setengah tahun ini sejak kecil dipelihara didalam Ponpes. Selain semakin membesar dan dapat membahayakan para santri didalam pondok, buaya ini dievakuasi dan diserahkan kepada petugas karena Pengasuh ponpes akan menunaikan ibadah haji

"Kenapa buaya itu diamankan, karena selain membahayakan santri juga pak yai besok mau menunaikan ibadah haji, sesuai nasehat sesepuh ibadah haji tidak boleh ada sangkut paut dengan mahluk lain termasuk hewan,"tutur Ridwan.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Gresik, Suyono mengatakan evaluasi buaya tersebut dikhawatirkan mengganggu keselamatan para santri sehingga pengasuh ponpes meminta bantuan kepada Damkar.

“Pengasuh pondok pesantren akan berangkat haji. Khawatir mengganggu santri, buaya diminta untuk dievakuasi,” kata Suyono, Selasa (21/05/2024).

Usai menerima laporan tersebut, petugas Damkarla wilayah Kecamatan Dukun langsung menuju lokasi rescue atau penyelamatan untuk di lakukan evaluasi 

Setelah berjuang selama hampir satu jam, 6 personil Damkarla yang diterjunkan ke lokasi akhirnya berhasil menaklukkan buaya dan selanjutnya dievaluasi ke pos Damkar wilayah Kecamatan Dikun Gresik. Selanjutnya akan diserahkan ke Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Timur.

“Kami akan melakukan koordinasi dengan pihak BKSDA untuk perawatan dan pemeliharaan tersebut,” pungkas Suyono. (frd)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow