ASN Gresik Wajib Melek Digital, GTA 2026 Hadirkan Materi AI hingga Data Analytics

Transformasi digital bukan sekadar penggunaan teknologi, tetapi perubahan budaya kerja menuju tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, adaptif, dan berbasis data,” ujarnya.

05 May 2026 - 09:26
ASN Gresik Wajib Melek Digital, GTA 2026 Hadirkan Materi AI hingga Data Analytics
Sekda Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman didampingi Kepala BKPSDM Gresik Agung Endro Dwi Setyo Utomo dan Plt Kepala Balai Pelatihan SDM Komdigi RI, Bagus Winarko saat pelatihan GTA ASN Pemkab Gresik (Istimewa/afederasi.com)

Gresik, (afederasi.com) – Pemerintah Kabupaten Gresik kian serius mendorong transformasi digital di tubuh birokrasi. Hal itu ditandai dengan pelaksanaan pelatihan Government Transformation Academy (GTA) 2026 hasil kolaborasi dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI.

Kegiatan yang digelar di Kantor Bupati Gresik ini dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik, Achmad Washil Miftahul Rachman, Senin (4/5/2026). Sebanyak 1.338 aparatur sipil negara (ASN) dari seluruh perangkat daerah turut ambil bagian dalam program tersebut.

Pelatihan berlangsung selama lima hari, 4–8 Mei 2026, dengan skema blended learning.

Materi daring mencakup SKK SPBE, digital mindset, data-driven decision making, hingga pengenalan Artificial Intelligence (AI). Sementara sesi luring difokuskan pada tema utama Business Process Engineer (BPE).

Sekda Washil menegaskan, penguatan kompetensi digital ASN menjadi kebutuhan strategis dalam mempercepat reformasi birokrasi berbasis teknologi.

“Transformasi digital bukan sekadar penggunaan teknologi, tetapi perubahan budaya kerja menuju tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, adaptif, dan berbasis data,” ujarnya.

Washil juga memaparkan, capaian Pemkab Gresik dalam implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) terus menunjukkan tren positif. Pada penilaian mandiri tahun 2025, Gresik berhasil meraih skor 4,6 dari skala 5.

Capaian tersebut diperkuat dengan jangkauan pembelajaran ASN yang signifikan. Sepanjang 2025, sebanyak 6.667 peserta telah mengikuti program pengembangan kompetensi berbasis digital—angka tertinggi yang pernah dicapai.

“Tahun ini kita menargetkan capaian yang lebih tinggi sekaligus memperkuat arah menuju pemerintahan digital modern,” tegasnya.

Menurut Washil, integrasi data lintas perangkat daerah yang telah dibangun dalam tiga tahun terakhir terbukti berdampak pada ketepatan sasaran program strategis, mulai dari pengentasan kemiskinan, penanganan kemiskinan ekstrem, percepatan penurunan stunting, hingga penguatan ekonomi daerah.

Karena itu, ia menekankan pentingnya ASN yang tidak hanya melek teknologi, tetapi juga mampu mengelola proses bisnis pemerintahan secara digital.

“Digitalisasi bukan sekadar mengganti alat kerja, tetapi mengubah mindset. ASN harus adaptif, termasuk dalam pemanfaatan aplikasi seperti SRIKANDI, analisis data, hingga penggunaan AI secara produktif,” tambahnya.

Sementara itu, Plt Kepala Balai Pelatihan SDM Kementerian Komdigi RI, Bagus Winarko, menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari program nasional Digital Talent Scholarship.

Program tersebut dirancang untuk mencetak talenta digital Indonesia yang kompeten, dengan sasaran luas mulai dari pelajar, mahasiswa, profesional, hingga ASN.

“Government Transformation Academy ini memang difokuskan untuk ASN. Namun secara umum, Kementerian Komdigi membuka berbagai pelatihan digital untuk semua kalangan,” jelasnya.

Bagus menambahkan, sejumlah tema strategis yang ditawarkan antara lain Artificial Intelligence, Cyber Security, Cloud Computing, hingga Data Analytics, lengkap dengan sertifikasi nasional dan internasional secara gratis.

Program ini juga didukung oleh kolaborasi dengan perusahaan teknologi global seperti Microsoft, Google, dan Huawei.

Selain itu, tersedia platform alumni bernama Deploy yang menjadi basis data talenta digital tersertifikasi dan dapat diakses oleh dunia industri.

“Platform ini menjadi jembatan antara pelatihan dan kebutuhan pasar kerja digital,” pungkasnya.(frd)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow