Aksi Boikot Produk Israel Menuai Pro dan Kontra: Pandangan Ustaz Dennis Lim dan Daftar Produk yang Diharamkan oleh MUI

Aksi boikot terhadap produk Israel dan negara-negara yang mendukungnya belakangan ini menjadi sorotan di tengah masyarakat.

14 Nov 2023 - 09:26
Aksi Boikot Produk Israel Menuai Pro dan Kontra: Pandangan Ustaz Dennis Lim dan Daftar Produk yang Diharamkan oleh MUI
Ustaz Dennis Lim (Instagram/@kohdennislim)

Jakarta, (afederasi.com) - Aksi boikot terhadap produk Israel dan negara-negara yang mendukungnya belakangan ini menjadi sorotan di tengah masyarakat. Beberapa mendukung aksi boikot sebagai bentuk perlawanan efektif terhadap kekerasan zionis di Gaza Palestina. "Boikot ini merupakan ajaran yang telah dilakukan sejak zaman Nabi Muhammad SAW," ujar Ustaz Dennis Lim, salah satu tokoh yang menyerukan boikot ini dalam sebuah podcast.

Ustaz Dennis Lim menjelaskan bahwa ajaran boikot sudah diajarkan sejak zaman Nabi Muhammad SAW. Dalam penjelasannya, ia merinci bagaimana Nabi Muhammad SAW dan pengikutnya menghadapi situasi di mana mereka diundang ke tempat yang direncanakan untuk merugikan mereka. "Nabi menenangkan dan keluar. Mereka (Bani Israil), dikepung di kediaman itu dari luar nggak boleh suplay ke dalam. Dari dalam eggak boleh keluar untuk berniaga," ungkap Ustaz Dennis Lim seperti yang dilansir dari Suara.com media partner afederasi.com.

Menurut Ustaz Dennis Lim, saat itu Nabi Muhammad SAW memiliki opsi untuk memilih jalur kekerasan dan pertumpahan darah. Namun, beliau memilih untuk melakukan boikot atau embargo ekonomi. "Ini salah satu cara yang efektif dan tidak menumpahkan darah. Dan ini juga hak masing-masing, cocok-cocokan," tambahnya. Boikot dianggap sebagai alternatif yang dapat efektif tanpa melibatkan pertumpahan darah, terutama karena masalah produk bisa tergantung pada kecocokan individu.

Dalam konteks Indonesia, Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengharamkan sejumlah produk yang dianggap mendukung Israel. MUI menyatakan bahwa mendukung Israel dan para pendukungnya dianggap haram. Daftar produk yang diharamkan oleh MUI mencakup berbagai merek, termasuk produk kecantikan, mainan, perlengkapan bayi, dan farmasi. MUI tidak menyebutkan produk secara spesifik, namun, diketahui bahwa beberapa merek besar seperti McDonald's dan Starbucks telah dikaitkan dengan pro-Israel.

Selain di Indonesia, gerakan Boikot, Divestasi, dan Sanksi (BDS) juga mendapat dukungan internasional. Perusahaan-perusahaan luar negeri turut melakukan boikot terhadap produk yang terafiliasi dengan Israel. BDS menjadi bentuk dukungan terhadap Palestina dan penolakan terhadap Israel tanpa melibatkan kekerasan terhadap produk ekonomi dan budayanya.

Demikianlah aksi boikot produk Israel dan negara pendukungnya menjadi perbincangan hangat, dengan pandangan yang beragam di masyarakat.(mg-2/jae)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow