28.256 Masyarakat Tulungagung Menderita Diabetes Melitus

28.256 Masyarakat Tulungagung Menderita Diabetes Melitus
Pemeriksaan yang dilakukan oleh Puskesmas Sembung untuk melakukan penjaringan pada siswa antisipasi penyakit DM (erin/afederasi.com)

Tulungagung, (afederasi.com) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tulungagung mencatat sebanyak 28.256 masyarakat di Tulungagung terkena penyakit diabetes melitus (DM).

"Ini merupakan data sejak Januari hingga Agustus lalu, untuk data September belum masuk ke kami," jelas Kepala Dinkes Kabupaten Tulungagung, dr Kasil Rokhmad, MMRS melalui Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Didik Eka Sunarya Putra.

Didik mengatakan kasus yang tertinggi berada di wilayah kerja Puskesmas Kauman dengan jumlah 8.714 kasus. Kemudian Puskesmas Ngantru 3.579 kasus dan 2.092 kasus di wilayah kerja Puskesmas Ngunut.

"Paling rendah kasusnya ada di wilayah kerja Puskesmas Boyolangu dengan 8 kasus," bebernya.

Menurut Didik penyakit DM ini faktor penyebabnya tidak hanya dari faktor keturunan saja. Namun sebagian besar dipicu dari pola hidup si pasien tersebut.

Masyarakat seharusnya selalu menerapkan pola hidup yang sehat seperti menjaga pola makan dengan memperbanyak makanan bergizi seimbang, memperbanyakan melakukan aktifitas fisik, dan rutin melakukan cek kesehatan, terutama cek gula darah.

"Kalau sudah terkena DM harus melakukan kesehatan rutin di layanan kesehatan terdekat," tuturnya.

DM merupakan ibu dari segala penyakit tidak menular lainnya. Maksutnya, bermula dari DM bisa memicu timbulnya penyakit lain seperti gagal ginjal, jantung, hipertensi, dan lainnya.

"Jadi masyarakat harus mengobati DM dulu, agar tidak menyebabkan penyakit kronis lain," imbuhnya.

Didik melanjutkan, pihaknya telah melakukan program yang bertujuan untuk menjaring dan mengantisipasi terjadinya DM sejak dini. Pihaknya melakukan cek kesehatan gratis dengan sasaran mulai usia 15 tahun hingga 59 tahun.

"Harapannya masyarakat antusias mengikuti program ini, agar kami bisa mendeteksi DM sedini mungkin," tandasnya. (er/dn)