Walikota Blitar Hadiri Gebyar Hardiknas: Pendidikan Tak Bisa Berjalan Sendiri
Blitar, (afederasi.com) – Sorak-sorai siswa dan tarian daerah menyambut kehadiran Walikota Blitar dalam puncak peringatan Hari Pendidikan Nasional 2025 di Gedung Kesenian Aryo Blitar, Rabu, (14/2/2025). Bersama Bunda PAUD dan jajaran Dinas Pendidikan, Mas Ibin—sapaan akrabnya—mengajak warga kota menyelami kembali semangat pendidikan yang merata dan inklusif.
Dalam gelaran bertajuk Gebyar Hardiknas 2025, Walikota Blitar menegaskan bahwa pendidikan tak boleh menjadi milik segelintir kelompok. Ia menyampaikan bahwa seluruh elemen masyarakat, dari rumah hingga ruang publik, harus terlibat dalam menciptakan lingkungan belajar yang ramah dan terbuka bagi anak-anak.
Menurut Walikota Blitar, pendidikan yang kokoh bukan hanya dibangun oleh pemerintah, tetapi tumbuh dari gotong royong semua pihak: orang tua, guru, dunia usaha, hingga komunitas lokal. Tanpa kolaborasi itu, ia menilai proses belajar hanya akan menjadi formalitas tanpa jiwa.
Di hadapan para guru dan pelajar yang memadati gedung, Walikota Blitar juga mengingatkan bahwa kota ini pernah menjadi tempat belajar para tokoh besar bangsa. Maka menjaga kualitas pendidikan di Blitar, ujarnya, bukan sekadar kerja administratif, melainkan melanjutkan warisan sejarah.
Sebagai bentuk komitmen, Walikota Blitar turut menyaksikan peluncuran tiga inovasi dari Dinas Pendidikan: SIG SARLOKA—peta digital fasilitas pendidikan; BISA JALU—pendampingan untuk siswa jalur non-formal; dan Gladhi Bahasa Jawa—program pelestarian bahasa daerah untuk siswa di seluruh jenjang.
Di akhir acara, Walikota Blitar kembali mengingatkan bahwa tidak boleh ada anak di Kota Patria yang kehilangan akses pendidikan hanya karena hambatan ekonomi atau geografis. Ia menyatakan bahwa kebijakan kota harus berpihak pada keterbukaan dan keberpihakan terhadap setiap anak.
“Walikota Blitar ingin memastikan, dari kampung sampai kota, dari PAUD hingga SMP, setiap anak punya ruang belajar yang setara. Pendidikan adalah hak, bukan hadiah,” tutupnya lantang di tengah tepuk tangan hadirin. (adv/ang)
What's Your Reaction?



