Wali Kota Blitar Ajak Generasi Muda Meneladani Sang Proklamator Bung Karno

21 Jun 2026 - 16:59
Wali Kota Blitar Ajak Generasi Muda Meneladani Sang Proklamator Bung Karno
Wali Kota Blitar H. Syauqul Muhibbin bersama forkopimda ketika nyekar di Kompleks Makam Bung Karno, Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, Minggu (21/6/2026). (Anang/afederasi.com)

Blitar, (afederasi.com) – Suasana khidmat menyelimuti Kompleks Makam Bung Karno di Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sananwetan, Minggu (21/6/2026), saat Pemerintah Kota Blitar menggelar Upacara Ziarah Nasional untuk memperingati Haul ke-56 Presiden Pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno. Dalam momentum tersebut, Wali Kota Blitar mengajak masyarakat menjadikan warisan pemikiran dan semangat perjuangan Bung Karno sebagai inspirasi menghadapi tantangan kebangsaan di era modern.

Upacara yang diikuti jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), aparatur sipil negara, unsur TNI-Polri, serta berbagai elemen masyarakat itu berlangsung dengan penuh penghormatan. Sebagai inspektur upacara, Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin memimpin langsung rangkaian prosesi yang diawali penghormatan kepada arwah para pahlawan, mengheningkan cipta, peletakan karangan bunga di pusara Bung Karno, hingga tabur bunga bersama seluruh peserta.

Kehadiran sejumlah pejabat daerah turut memperkuat makna peringatan tersebut. Selain Wali Kota Blitar, tampak hadir Wakil Wali Kota Elim Tyu Samba, Ketua DPRD Kota Blitar Syahrul Alim, Dandim 0808/Blitar Letkol Inf Virlani Arudyawan, Kapolres Blitar Kota AKBP Kalfaris Triwijaya Lalo, Kajari Kota Blitar Romulus Haholongan, para kepala organisasi perangkat daerah, serta tokoh masyarakat dari berbagai kalangan.

Dalam sambutannya, Wali Kota Blitar menegaskan bahwa haul Bung Karno bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Menurut dia, peringatan tersebut menjadi kesempatan untuk mengingat kembali peran besar Sang Proklamator dalam membangun fondasi negara sekaligus menanamkan nilai-nilai kebangsaan yang masih relevan hingga saat ini.

Bagi Wali Kota Blitar, warisan terbesar Bung Karno tidak hanya terletak pada keberhasilannya memimpin bangsa menuju kemerdekaan, tetapi juga pada gagasan tentang persatuan, gotong royong, dan kemandirian nasional. Nilai-nilai itu dinilai tetap menjadi bekal penting bagi Indonesia dalam menghadapi dinamika sosial, ekonomi, maupun politik di masa kini.

“Haul Bung Karno bukan hanya mengenang beliau sebagai Presiden Pertama Republik Indonesia, tetapi juga momentum untuk menumbuhkan kembali semangat nasionalisme dan kecintaan terhadap tanah air,” ujar Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin di hadapan peserta upacara.

Menurut Wali Kota Blitar, Kota Blitar memiliki hubungan historis yang sangat erat dengan Bung Karno karena menjadi tempat peristirahatan terakhir Sang Putra Fajar. Karena itu, warga Kota Blitar memikul tanggung jawab moral untuk menjaga, merawat, dan meneruskan nilai-nilai perjuangan yang telah diwariskan kepada bangsa Indonesia.

Lebih jauh, Wali Kota Blitar menaruh perhatian khusus pada peran generasi muda dalam menjaga keberlanjutan cita-cita Bung Karno. Ia berharap anak-anak muda tidak hanya mengenal tokoh proklamator itu melalui buku sejarah, tetapi juga mampu memahami dan menerapkan pemikiran-pemikirannya dalam kehidupan sehari-hari, terutama terkait semangat persatuan dan gotong royong.

Partisipasi berbagai unsur masyarakat dalam ziarah nasional tersebut juga mendapat apresiasi dari Wali Kota Blitar. Menurutnya, keterlibatan Forkopimda, TNI, Polri, ASN, dan masyarakat menjadi simbol kuat bahwa komitmen menjaga persatuan bangsa harus terus dirawat di tengah beragam perbedaan yang ada.

Melalui momentum haul ini, Wali Kota Blitar mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat rasa kebangsaan dan menjadikan keberagaman sebagai sumber kekuatan. Ia menilai pembangunan daerah akan berjalan lebih baik apabila dilandasi semangat kebersamaan dan kepedulian sosial sebagaimana yang dicita-citakan Bung Karno.

Di akhir kegiatan, Wali Kota Blitar berharap semangat berdikari yang diwariskan Bung Karno dapat menjadi fondasi dalam mewujudkan Kota Blitar yang semakin maju, sejahtera, dan berdaya saing. Dengan meneladani perjuangan Sang Proklamator, ia optimistis masyarakat mampu menghadapi berbagai tantangan pembangunan sekaligus menjaga nilai-nilai kebangsaan di masa depan.

Peringatan Haul ke-56 Bung Karno tersebut berlangsung tertib dan penuh penghormatan. Bagi Wali Kota Blitar, ziarah nasional ini bukan hanya bentuk penghargaan atas jasa besar Bung Karno, melainkan juga pengingat bahwa semangat perjuangan, persatuan, dan cinta tanah air harus terus hidup dalam setiap generasi bangsa. (adv/ang)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow