Tuntut Cabup/Cawabup Bebas Korupsi, Selebaran Gelap Beredar di Madiun

20 May 2024 - 19:39
Tuntut Cabup/Cawabup Bebas Korupsi, Selebaran Gelap Beredar di Madiun
Selebaran gelap menuntut cabup/cawabup Madiun harus bersih dari korupsi dan dinasti beredar di masyarakat, salah satunya di depan Kantor KPU Kabupaten Madiun, Senin (20/5/2024). (Istimewa)

Madiun, (afederasi) - Menjelang Pilkada Kabupaten Madiun 2024, selebaran menuntut calon bupati dan calon wakil bupati (cabup/cawabup) harus bersih dari korupsi dan dinasti beredar di masyarakat. Selebaran tersebut pertama kali ditemukan warga dan petugas kebersihan di  sekitar Alon-Alon Reksogati, Pusat Pemerintahan Kabupaten Madiun, Caruban.

Bahkan, puluhan selebaran juga tersebar di depan kantor KPU Kabupaten Madiun. Namun, tidak diketahui penyebar selebaran ini. Selebaran di depan kantor KPU ditemukan sekitar pukul 08.00 WIB. "Tidak diketahui siapa yang menyebar dan sudah diamankan petugas," kata Ketua KPU Kabupaten Madiun Ali Nur Wahyudi dikonfirmasi Afederasi, Senin (20/5/2024). 

Menanggapi selebaran tersebut, Ali mengajak dan mengimbau masyarakat Kabupaten Madiun untuk tetap menjaga kondusifitas dalam tahapan pelaksanaan Pilkada 2024. "Pilkada ini bukan semata hanya tugas KPU, Bawaslu, melainkan menjadi tanggungjawab bersama dengan seluruh elemen masyarakat. Mari kita ciptakan suasana yang aman, nyaman dan kondusif," pintanya. 

Dalam selebaran tersebut tercantum nama Kelompok Masyarakat Peduli Madiun. Ada tiga poin yang tertulis dalam selebaran tersebut yakni pertama, Calon Bupati/Wakil Bupati Madiun harus bersih dari korupsi untuk pendanaan Pilkada 2024. 

Kedua, calon Bupati/wakil Bupati bebas dari politik Dinasti. Ketiga, calon Bupati / wakil Bupati memiliki moral dan etika.

Diketahui, sejumlah nama telah muncul di bursa bakal calon bupati dan bakal calon wakil bupati atau cabup-cawabup Pilkada Madiun 2024 hingga Mei ini. 

Diantaranya, Hari Wuryanto, mantan wakil bupati Madiun 2018-2023 diusung Partai Golkar sebagai cabup. Partai Demokrat tetap mengusung Ahmad Dawami, mantan Bupati Madiun. Nama Purnomo Hadi, Direktur RSUD Dolopo diusung PKB sebagai Cawabup. 

Kemudian, Ghina Rabbani Wasisto dan Sandhika Ratna Feriyantiko mendaftar di PDIP sebagai cawabup. Dan Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Madiun Rio Wing Dinary Hadi sebagai cawabup. Sesuai keputusan Muscabsus Partai Gerindra, kader menghendaki pengusaha muda itu mendapatkan rekomendasi mendampingi Hari Wuryanto. (hen)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow