Tulungagung Optimis Wujudkan Indonesia Emas 2045, Fokus pada Penurunan Stunting
Heru Suseno menegaskan bahwa untuk mencapai visi Indonesia Emas 2045, fokus utama harus pada pendidikan dan kesehatan, selain upaya mengatasi kemiskinan.
Tulungagung, (afederasi.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung berkomitmen kuat untuk mewujudkan visi Indonesia Emas pada tahun 2045. Hal ini ditegaskan oleh Pj Bupati Tulungagung, Heru Suseno, dalam pidatonya seusai memimpin upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-116 di halaman kantor bupati, Senin (20/5/2024).
Dalam pidatonya, Pj Bupati Heru Suseno menyoroti pentingnya peningkatan di berbagai sektor, terutama dalam penanganan stunting.
"Perkembangan Tulungagung saat ini memang sudah berada di jalur yang benar, namun masih banyak aspek yang perlu dipacu, terutama terkait stunting," ujarnya dengan tegas.
Heru menekankan bahwa stunting menjadi prioritas nasional agar anak-anak pada tahun 2045 dapat tumbuh menjadi generasi unggul dalam hal gizi dan kecerdasan, serta siap menyongsong era pendidikan yang lebih baik.
"Kami ingin anak-anak di tahun 2045 memiliki kualitas gizi dan kecerdasan yang lebih baik. Ini penting untuk persiapan pendidikan mereka," tambahnya.
Lebih lanjut, Heru Suseno menegaskan bahwa untuk mencapai visi Indonesia Emas 2045, fokus utama harus pada pendidikan dan kesehatan, selain upaya mengatasi kemiskinan.
"Pendidikan adalah kunci utama, disusul oleh kesehatan sebagai kebutuhan dasar. Di Tulungagung, pengurangan kemiskinan dan stunting juga menjadi target penting," jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Heru juga menekankan pentingnya persiapan seluruh komponen bangsa menuju Indonesia Emas 2045, sejalan dengan tema Hari Kebangkitan Nasional ke-116. Ia menambahkan bahwa masalah ini dapat diatasi dengan perawatan yang tepat.
"Kami memberikan edukasi kepada remaja putri tentang kesiapan usia perkawinan dan pentingnya gizi bagi ibu hamil, serta perhatian khusus pada 1.000 hari pertama kehamilan," ujarnya.
Saat ini, prevalensi stunting di Tulungagung tercatat sebesar 3,9 persen berdasarkan data bulan timbang. Harapannya, angka ini akan terus menurun di masa mendatang, menjadikan Tulungagung sebagai contoh sukses dalam upaya mencapai Indonesia Emas 2045. (dn)
What's Your Reaction?



