Tiga Jamaah Haji Pacitan Gagal Berangkat, Kesehatan Jadi Tantangan Terbesar

16 May 2025 - 10:54
Tiga Jamaah Haji Pacitan Gagal Berangkat, Kesehatan Jadi Tantangan Terbesar
Kasi PHU Kantor Kemenag Pacitan Mutongin saat mengantarkan keberangkatan haji. (Foto: Dok Kemenag)

Pacitan, (afederasi.com) – Kabar kurang menggembirakan datang menjelang keberangkatan ke Tanah Suci, ketika tiga Jamaah Haji Pacitan dipastikan batal menunaikan ibadah haji tahun 2025 karena berbagai alasan, salah satunya adalah kondisi kesehatan.

Salah satu Jamaah Haji Pacitan yang gagal berangkat adalah Suwarno bin Karbito Karsoijoyo dari kloter 55, yang mengundurkan diri lantaran fisiknya tidak lagi memungkinkan untuk menempuh perjalanan panjang dan ibadah berat di Arab Saudi.

Sebelumnya, dua Jamaah Haji Pacitan lainnya, yakni pasangan suami istri Nanik Hayati binti Jafar dan Sukatno bin Dulrahman Djojo, juga batal berangkat; Nanik meninggal dunia dan sang suami akhirnya memutuskan tidak jadi berangkat karena tidak memiliki pendamping (mahram).

Menurut Mutongin, Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag, pengunduran diri Suwarno telah dikonfirmasi secara resmi oleh keluarga, sehingga nama Jamaah Haji Pacitan tersebut resmi dicoret dari daftar keberangkatan kloter tahun ini.

Kondisi kesehatan memang menjadi perhatian utama dalam pembekalan manasik bagi Jamaah Haji Pacitan, karena suhu ekstrem di Makkah dan Madinah bisa menjadi pemicu gangguan kesehatan serius bagi jemaah, terutama yang lansia atau rentan.

Hingga kini, dari total 206 Jamaah Haji Pacitan yang sebelumnya terdaftar, hanya tersisa 203 orang yang siap berangkat dan menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji di tanah suci.

Dari 203 Jamaah Haji Pacitan yang akan berangkat, tercatat 93 orang merupakan jemaah laki-laki, sementara 113 lainnya adalah perempuan, menunjukkan dominasi partisipasi jemaah wanita tahun ini.

Rencananya, seluruh Jamaah Haji Pacitan akan dilepas dari Pendopo Kabupaten pada Sabtu, 17 Mei 2025, pukul 11.00 WIB, dalam sebuah upacara resmi yang dipimpin langsung oleh Bupati Pacitan sebelum menuju ke embarkasi.

Kemenag mengimbau agar para Jamaah Haji Pacitan tetap menjaga kondisi fisik mereka menjelang keberangkatan, mengingat pelaksanaan ibadah haji membutuhkan kesiapan lahir dan batin yang optimal hingga kembali ke tanah air. (jihan) 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow