Terekam CCTV Seorang Bocah Menjadi Korban Penipuan Emak-Emak di Alun-alun Besuki Situbondo
Situbondo, (afederasi.com) - Seorang bocah menjadi korban penipuan olen emak - emak di Alun-alun Besuki, Situbondo, Jawa Timur. Fira (8) yang sedang bersepeda mini bersama teman-temannya dihampiri oleh seorang emak- emak muda tak dikenal. Pelaku yang mengenakan jaket jins itu mengaku sebagai kerabat keluarganya.
Dengan dalih merapikan, pelaku meminta Fira melepas kalung emas yang melingkar di lehernya. Fira yang tidak curiga menyerahkan kalung bernilai lebih dari satu juta rupiah itu. Pelaku kemudian kabur menggunakan motor metik.
Namun, aksi mak-mak muda saat mengambil kalung emas milik korban terekam CCTV dilokasi kejadian, dalam video berdurasi sekitar 3 menit, usai mengaku sebagai keluarga orang tuanya, pelaku mengajak korban untuk duduk didepan Masjid Besuki.
Saat duduk di depan Masjid, pelaku meminta korban untuk melepas kalung emasnya. Selanjutnya, pelaku kabur menggunakan sepeda motor metik yang diparkir tidak jauh dari masjid. Sedangkan korban langsung memberitahukan kepada orang tuanya.
Orang tua korban, Soimatul Fitriyah (33), warga Desa/Kecamatan Besuki Situbondo mengatakan, begitu diberitahui anakya, jika kalung emas diambil wanita muda yang mengaku keluarganya, pihaknya langsung menghubungi seluruh kerabatnya, namun tidak satupun keluarganya yang mengakuinya.
"Sampai saya tanya sama semua keluarga, saya telfon satu-satu tapi tidak satupun yang bilang mengambil, setelah saya cek CCTV ternyata orang yang tidak saya kenal, Sehingga kasus penipuan dengan modus mengaku keluarga, kami melaporkan ke Polsek Besuki," ujar Soimatul Fitriyah, Selasa (28/1/2025).
Sementara itu, Kapolsek Besuki AKP Abdullah membenarkan, laporan kejadian penipuan dengan korban bocah 8 tahun, dalam melakukan aksinya pelaku menggunakan modus dan pendekatan emosional untuk memperdaya korban, terutama anak-anak.
"Oleh karena itu, agar kasus serupa tidak terulang lagi, kami mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap orang asing, terutama yang berinteraksi dengan anak-anak di tempat umum," katanya.
Menurutnya, untuk mengungkap pelaku penipuan tersebut, selain akan memanggil sejumlah saksi untuk diminta keterangan, pihaknya juga akan mengamati rekaman CCTV dilokasi kejadian.
"Sebab, saat memaksa korban untuk melepas dan memberikan kalung emasnya pelaku terekam CCTV dilokasi kejadian," pungkasnya. (al)
What's Your Reaction?



