Strategi PKB Kampanye Dari Pintu Ke Pintu Demi Dongkrak Elektabilitas AMIN

Ketua DPP PKB Daniel Johan memaparkan bahwa Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) telah merancang strategi kampanye "door to door" atau mendatangi masyarakat dari pintu ke pintu guna mendukung pasangan bakal calon presiden dan calon wakil presiden, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Cak Imin).

18 Sep 2023 - 10:04
Strategi PKB Kampanye Dari Pintu Ke Pintu Demi Dongkrak Elektabilitas AMIN
Presiden PKS Ahmad Syaikhu bersama Pasangan Anies-Muhaimin dan Sekjen Abo Bakar Alhabsyi saat berada di Kantor DPP PKS Jaksel pada Selasa (12/9/2023). [Suara.com/Novian]

Jakarta, (afederasi.com) - Ketua DPP PKB Daniel Johan memaparkan bahwa Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) telah merancang strategi kampanye "door to door" atau mendatangi masyarakat dari pintu ke pintu guna mendukung pasangan bakal calon presiden dan calon wakil presiden, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Cak Imin). Dalam upaya mendongkrak elektabilitas pasangan ini, seluruh kader dan relawan PKB dikerahkan untuk menyapa masyarakat dengan pendekatan langsung di tingkat lokal. Hal ini diungkapkan Daniel di Jakarta pada Minggu (17/9/2023).

Ketika ditanya mengenai hasil survei yang menunjukkan elektabilitas Anies-Muhaimin masih rendah, Daniel merespons dengan sikap santai. Menurutnya, posisi Anies-Muhaimin di bawah dalam hal elektabilitas atau tingkat keterpilihan bukan hal baru. Dia mengingatkan bahwa Anies juga berada di urutan bawah pada survei jelang Pilkada DKI 2017, tetapi akhirnya mampu memenangkan pemilihan tersebut. Sebagai bentuk penyemangat, PKB selalu mengambil setiap hasil survei sebagai motivasi. Apapun hasilnya, PKB tetap berterima kasih kepada masyarakat dan terus bergerak untuk memenangkan Anies-Muhaimin.

Menanggapi hasil survei yang kurang menguntungkan, PKB mengambil sikap berbeda. Hasil survei yang rendah dianggap sebagai tantangan bagi PKB dan parpol koalisi untuk semakin berupaya memenangkan Anies-Muhaimin. Daniel menyampaikan bahwa saat ini fokus utama adalah untuk memobilisasi seluruh pendukung agar turun dan berinteraksi langsung dengan masyarakat. Harapannya, Anies-Muhaimin dapat menjadi pasangan yang membawa harapan baru bagi masyarakat, terutama silent majority yang selama ini tidak terdengar suaranya.

Pendaftaran bakal calon presiden dan wakil presiden dijadwalkan akan dilaksanakan mulai 19 Oktober hingga 25 November 2023. Namun, Komisi Pemilihan Umum (KPU) berencana untuk memajukan jadwal pendaftaran capres-cawapres menjadi 10-16 Oktober. Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu mengatur bahwa pasangan calon presiden dan wakil presiden harus diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu yang memenuhi persyaratan perolehan kursi minimal. Saat ini, pasangan calon presiden dan wakil presiden pada Pilpres 2024 harus memiliki dukungan minimal 115 kursi di DPR RI atau total perolehan suara sah minimal 34.992.703 suara. (mg-3/jae)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow