Ratusan Rumah di Gresik Diterjang Banjir Luapan Sungai Lamong

10 Jun 2025 - 00:32
Ratusan Rumah di Gresik Diterjang Banjir Luapan Sungai Lamong
Sejumlah jalan dan Rumah warga di 4 Desa di Balongpanggang Gresik terendam banjir setinggi 40 - 80 centimeter. (Fahrudin/afederasi.com)

Gresik, (afederasi.com) - Intesitas hujan tinggi selama beberapa hari, mengakibatkan kali Lamong meluap lagi. Dampaknya, ratusan rumah di kecamatan Balungpanggang, kabupaten Gresik terendam banjir dengan ketinggian 40 centi meter hingga 80 centi meter, pada Senin (09/06/2025).

Terdapat ratusan rumah di empat desa di Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik, terendam banjir imbas dari meluapnya sungai Kali Lamong. 

Diketahui, luapan banjir mulai masuk pemukiman warga sejak pukul 04.00 WIB, usai terjadi hujan deras.

Siswadi, Kepala Desa Dapet Kecamatan Balongpanggang mengatakan, air banjir mulai datang dan mengenangi jalan dan rumah warga seusai sholat Subuh.

"Hujan deras semalam, dan pada paginya sekitar pukul 04.30 WIB air mulai mengenangi rumah warga," ungkap Siswadi.

Kepala BPBD Gresik, Sukardi, mengungkapkan berdasarkan data yang dihimpun hingga pukul 10.00 WIB, total ada empat desa di Balongpanggang yang terendam banjir.

Sejumlah desa yang terdampak banjir Kali Lamong yakni, 20 rumah dan jalan di Desa Ngampel dengan ketinggian 10-80 cm, 11 rumah dan jalan, serta fasum makam di Desa Dapet dengan ketinggian 10-30 cm. 

Kemudian, 10 rumah dan jalan di Desa Sekarputih dengan ketinggian 10-30 cm. Desa lain yang terendam yakni Desa Wotansari sebanyak 112 rumah dan jalan, serta sekolah terendam banjir dengan ketinggian 10-30 cm.

“Curah hujan tinggi dan air kiriman dari wilayah hulu menyebabkan debit Kali Lamong meningkat dan meluap ke permukiman,” ujar Sukardi.

Kardi lebih lanjut menyampaikan bahwa pihaknya saat ini masih melakukan monitoring perkembangan banjir dan terus berkoordinasi dengan pihak Pemerintahan Desa yang wilayahnya terdampak luapan banjir.

“Kami meminta kepada warga yang berada di daerah aliran sungai Kali Lamong untuk tetap waspada terkait dengan peningkatan debit kali Lamong mengingat potensi curah hujan tinggi masih bisa terjadi dalam beberapa hari kedepan” imbau Sukardi.(frd)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow