PWI Jember Bekali Humas Sekolah Deteksi Wartawan Gadungan dan Kuasai Teknik Jurnalistik

08 May 2025 - 19:47
PWI Jember Bekali Humas Sekolah Deteksi Wartawan Gadungan dan Kuasai Teknik Jurnalistik
Sugeng Prayitno ketua PWI Jember, Muhammad Khotip kasi SMA / SMK, dan tamu undangan serta puluhan peserta pelatihan ketika foto bersama. (Foto: istimewa)

Jember, (afederasi.com) – Dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2025 dan HUT ke-79, PWI Jember menyelenggarakan pelatihan jurnalistik khusus bagi para Humas SMA, SMK, dan SLB se-Kabupaten Jember di Aula Kantor Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur wilayah Jember, Kamis (8/5/2025).

Ketua PWI Jember, Sugeng Prayitno, secara langsung membuka kegiatan yang diikuti puluhan peserta, dengan menekankan pentingnya pemahaman jurnalistik agar para Humas sekolah mampu menyampaikan informasi ke publik secara akurat dan profesional.

Dalam sambutannya, Ketua PWI Jember menegaskan bahwa pelatihan ini juga bertujuan agar para Humas bisa membedakan wartawan yang kompeten dari yang hanya bermodal ID card semata, demi mencegah praktik tak bertanggung jawab yang kerap merugikan institusi pendidikan.

Menurut Ketua PWI Jember, maraknya oknum yang mengaku sebagai wartawan tanpa kompetensi telah menimbulkan keresahan, sebab banyak di antaranya datang ke sekolah dengan maksud tidak jelas dan berpotensi merugikan.

Melalui pelatihan yang digelar oleh PWI Jember ini, para peserta dibekali pengetahuan untuk mengenali legalitas wartawan dan memahami standar kode etik jurnalistik, guna meningkatkan kewaspadaan sekaligus memperkuat posisi humas dalam menghadapi media.

Sesi pelatihan yang disusun oleh PWI Jember terdiri dari tiga bagian utama, diawali oleh materi teknik menulis dan wawancara yang dibawakan oleh Ahmad Winarno, mantan jurnalis kompas.com dan kini dosen FTIK UIN KHAS Jember.

Pada sesi kedua, Yakub Mulyono, Wakil Ketua PWI Jember yang juga jurnalis detik.com, menyampaikan pentingnya verifikasi identitas wartawan dan mendorong Humas untuk tegas dalam meminta ID Card dari perusahaan dan Dewan Pers saat berinteraksi dengan media.

Yakub dari PWI Jember juga menjelaskan bahwa wartawan yang telah lulus Uji Kompetensi Wartawan (UKW) bisa dicek keabsahannya melalui situs resmi Dewan Pers, sehingga Humas memiliki dasar kuat untuk memastikan kredibilitas lawan bicaranya.

Untuk melengkapi keterampilan praktis, sesi ketiga pelatihan oleh PWI Jember diisi Hamka Agung Balya dari Antara TV, yang mengajarkan teknik pengambilan video menarik sebagai media publikasi digital di era media sosial.

Di akhir acara, PWI Jember menegaskan komitmennya untuk terus menggandeng dunia pendidikan dalam menyelenggarakan pelatihan serupa secara rutin, demi membangun hubungan sinergis antara institusi pendidikan dan pers yang profesional. (gung) 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow