Presiden Jokowi Apresiasi Investasi RRT di Indonesia, Keyakinan Terhadap Pertumbuhan Investasi di Masa Depan

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) telah menghadiri Forum Bisnis Indonesia-Republik Rakyat Tiongkok (RRT) yang berlangsung di China World Hotel, Beijing, RRT, pada Senin (16/10/2023).

17 Oct 2023 - 11:09
Presiden Jokowi Apresiasi Investasi RRT di Indonesia, Keyakinan Terhadap Pertumbuhan Investasi di Masa Depan
Presiden Jokowi saat menghadiri Forum Bisnis Indonesia-Republik Rakyat Tiongkok (RRT), di China World Hotel, Beijing, RRT, pada Senin (16/10/2023). (Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev)

China, (afederasi.com) - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) telah menghadiri Forum Bisnis Indonesia-Republik Rakyat Tiongkok (RRT) yang berlangsung di China World Hotel, Beijing, RRT, pada Senin (16/10/2023). Dalam sambutannya, Presiden Jokowi menyampaikan apresiasi terhadap investasi dan kontribusi para pengusaha RRT dalam pembangunan di Indonesia.

Menurut Presiden, cara para pengusaha RRT berinvestasi di Indonesia sudah sangat efektif dan cepat, mirip dengan gerakan wing chun-nya Bruce Lee. Keyakinan Presiden terletak pada kemungkinan peningkatan investasi RRT di Indonesia, yang diharapkan akan menjadi kontributor FDI terbesar dalam waktu satu-dua tahun ke depan.

Presiden Jokowi menjelaskan bahwa Indonesia tengah memusatkan perhatian pada hilirisasi industri untuk komoditas seperti nikel, tembaga, timah, dan mineral lainnya, serta membangun ekosistem kendaraan listrik terintegrasi. Potensi energi baru terbarukan di Indonesia juga sangat besar, mencapai 3.600 gigawatt, dengan 3.200 gigawatt dari tenaga surya dan 4.400 sungai untuk energi hidro.

Selain itu, Indonesia sedang membangun Ibu Kota Nusantara yang mengusung konsep kota hijau, di mana 60 persen wilayahnya adalah hutan, menjadi kota netral karbon pertama di Indonesia. Presiden mengatakan bahwa pembangunan infrastruktur dasar dan pusat pemerintahan diperkirakan akan segera selesai, dan hingga awal November, sudah ada 21 investor, baik dari dalam maupun luar negeri, yang akan melakukan groundbreaking dengan total nilai USD2 miliar.

Dalam penutup sambutannya, Presiden Jokowi meyakinkan para investor bahwa investasi di Indonesia adalah pilihan yang tepat karena mudah dan aman. Ia juga mengundang para investor untuk menanamkan modalnya di Indonesia, menyebut berbagai indikator ekonomi yang menunjukkan prestasi positif, seperti pertumbuhan ekonomi yang stabil di atas 5 persen, neraca dagang surplus selama 41 bulan berturut-turut, Purchasing Manager Index (PMI) yang menunjukkan ekspansi selama 25 bulan berturut-turut, serta bonus demografi.

Presiden menekankan bahwa Indonesia telah mengatur berbagai insentif investasi, serta stabilitas sosial politik yang terjaga dengan baik. Ia juga menenangkan para investor terkait pemilihan umum 2024, yang akan berlangsung dengan pengalaman Indonesia dalam melakukan pemilu secara langsung sebanyak lima kali. Presiden menekankan bahwa kerja sama harus saling menguntungkan dan menghasilkan manfaat bagi kedua negara, Indonesia dan RRT. (mg-1/jae)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow