Polda Jatim Berhasil Gagalkan Aksi Jambret Antar Kota

26 Feb 2024 - 17:54
Polda Jatim Berhasil Gagalkan Aksi Jambret Antar Kota
Pelaku diamankan di Polda Jatim. (Alam/afederasi.com)

Surabaya, (afederasi.com) - Dalam sebuah operasi kepolisian yang cermat, Subdit Jatanras Polda Jatim berhasil menangkap geng jambret yang telah lama meresahkan masyarakat di beberapa kota. Pelaku jambret, yang dikenal dengan metode sadisnya, akhirnya berada di tangan hukum, memberikan kelegaan bagi warga.

Empat pelaku jambret yang berhasil ditangkap diidentifikasi sebagai Ahmad Kurnia dan Mat Aanjar, keduanya berperan sebagai eksekutor dalam aksi jambret, sedangkan Erfan Susilo dan Toni berperan sebagai pengemudi motor. Modus operandi mereka meliputi pura-pura menanyakan alamat sebelum menjalankan aksi jambret mereka.

Kasus jambret ini semakin mendapat perhatian ketika rekaman CCTV aksi mereka viral di media sosial. Masyarakat yang resah akhirnya bisa sedikit bernapas lega setelah Polda Jatim bergerak cepat melakukan penyelidikan dan berhasil mengungkap keberadaan para pelaku jambret ini.

Kombes Pol Dirmanto, Kabidhumas Polda Jatim, mengungkapkan bahwa empat pelaku jambret kini telah diamankan untuk proses hukum lebih lanjut. Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jatim, Kombes Pol Totok Suharyanto, menambahkan bahwa kasus ini melibatkan enam peristiwa yang tersebar di beberapa kota, menunjukkan bahwa jaringan jambret ini beroperasi secara antar kota.

Para pelaku jambret, yang ternyata merupakan residivis, kembali melakukan kejahatan setelah sebelumnya telah dihukum. Mereka kini menghadapi ancaman hukuman hingga 12 tahun penjara, sesuai dengan pasal yang dikenakan terhadap mereka.

Di sisi lain, keberhasilan Polda Jatim menangkap pelaku jambret ini juga membawa kebahagiaan bagi korban dan keluarganya. Sukendah, anak dari salah satu korban jambret yang merupakan kepala desa, menyampaikan terima kasihnya kepada kepolisian yang telah bekerja keras menangani kasus ini. Ia berharap, dengan penangkapan ini, pelaku jambret lainnya akan berpikir dua kali sebelum melakukan aksi serupa, mengetahui bahwa kepolisian selalu siap bertindak.

Operasi ini menjadi peringatan bagi pelaku kejahatan bahwa tidak ada tempat bagi aksi kriminal di masyarakat, dan kepolisian akan terus berupaya menjaga keamanan dan ketertiban. (al) 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow