Pemkab Situbondo Salurkan Rp503 Juta Insentif untuk 1.006 Kader KB, Perkuat Upaya Tekan Stunting

03 Nov 2025 - 12:46
Pemkab Situbondo Salurkan Rp503 Juta Insentif untuk 1.006 Kader KB, Perkuat Upaya Tekan Stunting
Bupati Situbondo, Mas Rio saat membuka acara intensif kader IMP di aula Pemkab Situbondo (alifia Rahma/afederasi.com)

Situbondo, (afederasi.com) – Pemerintah Kabupaten Situbondo menyalurkan insentif senilai Rp503 juta bagi 1.006 kader Institusi Masyarakat Pedesaan (IMP) Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa (PPKBD). Langkah ini menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam mendukung program Keluarga Berencana (KB) serta memperkuat upaya penurunan angka stunting di tingkat desa.

Penyerahan insentif tersebut berlangsung di Aula Pemkab Situbondo, Senin (3/11/2025), dan dihadiri langsung oleh jajaran Pemerintah Kabupaten serta perwakilan kader dari 17 kecamatan. Setiap kader menerima Rp500 ribu per tahun sebagai penghargaan atas kontribusi nyata mereka dalam menjalankan tugas di lapangan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Situbondo, M. Imam Darmaji, menyampaikan bahwa para kader IMP PPKBD memiliki peran vital dalam memperkuat pelaksanaan program KB dan percepatan penurunan stunting.

“Kader IMP PPKBD tidak hanya mendata dan mendampingi akseptor KB, tetapi juga aktif memberikan edukasi, penyuluhan, serta motivasi kepada masyarakat. Mereka adalah garda terdepan pemerintah dalam upaya membangun keluarga yang sehat dan sejahtera,” ujar Imam.

Ia menambahkan, pemberian insentif ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat baru bagi para kader agar terus konsisten dalam mendukung program pembangunan kesehatan keluarga di seluruh pelosok desa.

Sementara itu, Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, turut mengapresiasi pengabdian para kader yang selama ini menjadi ujung tombak dalam pelaksanaan program KB dan penanganan stunting di daerah.

“Kami menyampaikan terima kasih atas dedikasi para kader yang dengan tulus mengabdikan diri untuk masyarakat. Mereka telah menjadi motor penggerak dalam menurunkan angka stunting dan memperkuat ketahanan keluarga di Situbondo,” kata Bupati Yusuf Rio.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Situbondo, prevalensi stunting per Oktober 2025 tercatat sebesar 5,62 persen. Pemerintah daerah menargetkan angka tersebut terus menurun melalui sinergi lintas sektor, di antaranya lewat penguatan peran kader IMP PPKBD di lapangan.

Dengan dukungan para kader yang berkomitmen dan terlatih, Pemkab Situbondo optimistis dapat mewujudkan generasi yang lebih sehat, cerdas, dan produktif di masa mendatang.(vya/dn) 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow