Pasar Kutabumi Tangerang Hancur Diacak-acak Massa Preman, Polisi Turun Tangan

Belasan kios yang berada di Pasar Kutabumi, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Banten, mengalami kerusakan parah pada Minggu (24/9/2023) sore akibat serangan sekelompok massa yang diduga preman.

25 Sep 2023 - 13:28
Pasar Kutabumi Tangerang Hancur Diacak-acak Massa Preman, Polisi Turun Tangan
Belasan kios milik pedagang di Pasar Kutabumi, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Banten dirusak paksa pada Minggu (24/9) siang oleh sekelompok massa diduga preman. ANTARA/Azmi

Tangerang, (afederasi.com) - Belasan kios yang berada di Pasar Kutabumi, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Banten, mengalami kerusakan parah pada Minggu (24/9/2023) sore akibat serangan sekelompok massa yang diduga preman.

Kejadian perusakan terhadap kios-kios di Pasar Kutabumi terjadi sekitar pukul 15.00 WIB dan dilakukan oleh ratusan orang tak dikenal yang membawa sejumlah barang seperti batu, balok, kayu, dan palu godam.

Selain merusak kios-kios, para pelaku juga melakukan penganiayaan terhadap pedagang, merampas barang dagangan, serta melakukan penculikan dan penyekapan terhadap tiga pedagang Pasar Kutabumi.

Salah satu pedagang, Prihadi (50), mengungkapkan bahwa ia menjadi korban pemukulan oleh kelompok preman tersebut. Ia mengalami luka-luka pada kepala, punggung, dan lengan akibat serangan tersebut.

Selain kerusakan dan penganiayaan, para preman juga berhasil merampok uang dan barang milik pedagang. Beberapa pedagang bahkan diculik dan disekap oleh kelompok tersebut.

Kepolisian Resor Kota (Polresta) Tangerang segera memulai penyelidikan dan investigasi terkait peristiwa perusakan dan penganiayaan yang melibatkan pedagang Pasar Kutabumi ini. Kapolresta Tangerang, Kombes Pol. Sigit Dany Setiyono, menegaskan bahwa pihaknya akan mencari pihak yang bertanggung jawab atas tindak pidana ini serta motif di balik peristiwa tersebut.

Sementara itu, petugas keamanan setempat saat kejadian sedang fokus mengawasi pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak 2023 di Kabupaten Tangerang. Hal ini membuat insiden perusakan dan penganiayaan terjadi tanpa pengawasan yang memadai dari aparat keamanan setempat.

Kapolresta Tangerang juga mengimbau kepada para pelaku yang terlibat dalam perusakan dan penganiayaan ini untuk menyerahkan diri sebelum tindakan hukum diterapkan secara tegas. Penyelidikan akan terus dilakukan untuk mengungkap motif serta mengidentifikasi pelaku-pelaku yang terlibat dalam peristiwa tersebut. (mg-1/jae)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow