Para Istri Pejabat Kementerian Agama Diperkenalkan pada Budaya Antikorupsi 'Kusemai Nilai

Upaya pencegahan korupsi di Kementerian Agama (Kemenag) terus digalakkan, dengan fokus pada pengenalan budaya antikorupsi dalam keluarga, terutama para istri pejabat Kemenag.

27 Oct 2023 - 08:55
Para Istri Pejabat Kementerian Agama Diperkenalkan pada Budaya Antikorupsi 'Kusemai Nilai
Peserta Kusemai Nilai Tahap II

Jakarta, (afederasi.com) - Upaya pencegahan korupsi di Kementerian Agama (Kemenag) terus digalakkan, dengan fokus pada pengenalan budaya antikorupsi dalam keluarga, terutama para istri pejabat Kemenag. Langkah ini diwujudkan melalui Training of Trainer (ToT) "Kusemai Nilai" tahap II, yang bertujuan untuk memperkuat kesadaran anti-korupsi.

Pihak Inspektorat Jenderal (Itjen) Kemenag bekerja sama dengan Srikandi Dharma Wanita Persatuan (DWP) Itjen Kemenag dan Saya Perempuan Anti Korupsi (SPAK) Indonesia dalam penyelenggaraan acara yang berjudul "Berlandaskan Nilai, Membangun Budaya." Kerjasama ini bertujuan untuk memberikan kontribusi nyata dalam upaya pencegahan korupsi di dalam Kemenag.

Ketua DWP Itjen Kemenag, Cut Haslinar, menjelaskan bahwa program ini mengedepankan peran perempuan sebagai pionir dalam pendidikan nilai-nilai antikorupsi yang dimulai dari lingkungan keluarga. Haslinar menekankan, "Program ini menjadikan perempuan sebagai titik awal pendidikan nilai-nilai antikorupsi yang dimulai dari keluarga dan terus meluas ke jejaring di lingkungan sosial masing-masing."

Lebih lanjut, Haslinar berharap bahwa program "Kusemai Nilai" dapat menjadi gerakan internal Kemenag yang mendorong percepatan pembangunan budaya berintegritas. Ini adalah langkah penting dalam menjaga integritas dan melawan praktik korupsi di lembaga pemerintah.

Plt. Sekretaris Itjen Kemenag Kastolan, yang mewakili Inspektur Jenderal Kementerian Agama, menyoroti peran penting keluarga, khususnya isteri sebagai pendamping suami dalam mencegah korupsi. Ia mengungkapkan, "Bagi kaum ibu yang saat ini suaminya sedang diberi tanggung jawab beserta jabatan yang melekat, agar mampu menjadi support system, sehingga tercipta lingkungan pemerintahan yang bersih dan tidak koruptif."

Momen penting dalam ToT "Kusemai Nilai" ini mengingatkan seluruh peserta untuk menyebarkan nilai-nilai baik, terutama dalam upaya mencegah perilaku koruptif dan dampak negatifnya. Acara berlangsung selama tiga hari, dari tanggal 26 hingga 28 Oktober 2023, dan dihadiri oleh sejumlah pegawai Kemenag, pengurus DWP Kemenag, pengurus DWP Itjen, serta perwakilan dari berbagai satuan kerja lainnya.

Direktorat Pembinaan Peran Serta Masyarakat-KPK, yang diwakili oleh Johnson R. Ginting, turut memberikan apresiasi terhadap program ini. Ginting menyatakan, "Kita berada di sini untuk membangun budaya antikorupsi, dan kita berkomitmen saling menjaga satu sama lain." Hal ini mencerminkan tekad bersama untuk melawan korupsi dan memperkuat budaya antikorupsi di lingkungan Kemenag. (mg-1/jae)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow