PAN Rekrut Mantan Kader PDIP, Cinta Mega: Kritik Terkait Proses Kaderisasi

Partai Amanat Nasional (PAN) baru-baru ini mengumumkan rekrutmen seorang mantan kader PDIP, Cinta Mega, sebagai Calon Legislatif (Caleg).

09 Oct 2023 - 13:50
PAN Rekrut Mantan Kader PDIP, Cinta Mega: Kritik Terkait Proses Kaderisasi
Eks kader PDIP Cinta Mega disebut nyaleg dari PAN. (Dok. DPRD DKI Jakarta)

Jakarta, (afederasi.com) - Partai Amanat Nasional (PAN) baru-baru ini mengumumkan rekrutmen seorang mantan kader PDIP, Cinta Mega, sebagai Calon Legislatif (Caleg). Namun, kontroversi muncul karena Cinta Mega sebelumnya pernah terlibat dalam aktivitas judi slot selama rapat paripurna DPRD DKI Jakarta.

Terkait hal ini, Sekretaris DPD PDIP DKI, Gembong Warsono, menyampaikan kekecewaannya terhadap tindakan PAN dalam merekrut mantan kader banteng yang telah dikeluarkan dari partai.

Gembong memandang bahwa PAN hanya memprioritaskan elektabilitas tanpa memperhatikan proses pengkaderan, yang seharusnya menjadi fokus utama partai politik.

"Ini menandakan bahwa PAN hanya mengejar efek elektoral. Mengesampingkan, bahkan membutakan proses konsolidasi, proses kaserisasi yang berlaku di parpol," ujar Gembong saat berbicara di gedung DPRD DKI pada Senin (9/10/2023), seperti yang dilansir dari Suara.com media partner afederasi.com.

Menurut Gembong, pemerintah sebelumnya telah mengalokasikan dana bantuan parpol melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), di mana 60 persen dari dana tersebut seharusnya digunakan untuk pengkaderan.

"Agar bisa mencetak kader yang berkualitas, sehingga nanti kader berkualitas ditugaskan sebagai anggota DPRD maupun DPR dengan kualitas yang baik. Harapannya kan seperti itu," tuturnya.

"Namun, apa yang terjadi hari ini menunjukkan bahwa efek elektoral masih menjadi faktor utama. Sampai-sampai membutakan proses kaderisasi," tambah Gembong.

Lebih lanjut, Gembong menyatakan bahwa pihaknya akan mempercepat proses permintaan Pengganti Antar Waktu (PAW) untuk Cinta Mega kepada DPP partai.

Ia berharap posisi Cinta Mega bisa segera diisi oleh kader PAN yang lain. "Dewan Pimpinan Daerah sudah mengirim surat ke DPP agar segera diturunkan proses PAW dengan pengganti yaitu nomor terbesar berikutnya," pungkasnya. (mg-3/jae)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow