Pameran Keris Nasional di Trenggalek, Meriahkan HUT RI ke-79 dan Hari Jadi Trenggalek ke-830

19 Aug 2024 - 19:13
Pameran Keris Nasional di Trenggalek, Meriahkan HUT RI ke-79 dan Hari Jadi Trenggalek ke-830
Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin saat meninjau pameran pusaka (ist)

Trenggalek, (afederasi.com) – Dalam rangka memeriahkan HUT Ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia dan menyambut Hari Jadi Trenggalek yang ke-830, Perkumpulan Tosan Aji Trenggalek berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Trenggalek melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, menggelar Pameran Keris Nasional yang spektakuler.

Pameran ini berlangsung selama tiga hari, dari Senin, 19 Agustus hingga Rabu, 21 Agustus 2024, di Gedung Bawarasa Trenggalek. Acara ini menjadi ajang pameran budaya yang memikat, menampilkan berbagai koleksi keris kuno yang sarat makna.

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, dalam sambutannya saat membuka pameran, memberikan apresiasi tinggi kepada panitia yang berhasil menyelenggarakan acara ini dengan penuh semangat.

“Kami berharap pameran keris dan bursa tosan aji ini dapat menjadi agenda tahunan yang rutin. Ini adalah salah satu upaya kita untuk melestarikan warisan budaya leluhur yang sangat berharga,” ungkap Bupati Arifin.

Beliau juga menambahkan bahwa koleksi-koleksi kuno yang dipamerkan menjadikan Trenggalek semakin kaya akan budaya dan peninggalan sejarah.

"Bagi yang merasa sebagai bagian dari budaya Jawa, wajib datang ke sini dan melihat langsung pusaka seperti keris," tambahnya.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Trenggalek, Sunyoto, menekankan bahwa pameran ini tidak hanya sebagai ajang informasi, tetapi juga sebagai upaya untuk menjaga dan melestarikan warisan budaya leluhur.

"Keris memiliki makna filosofis, kosmologis, ontologis, dan edukatif bagi kita semua. Oleh karena itu, dalam pameran ini kami juga mengajak generasi muda, mulai dari siswa SD hingga SMA, untuk belajar dan mengenal lebih dalam warisan leluhur ini," jelasnya.

Ketua Perkumpulan Tosan Aji Trenggalek sekaligus Ketua Panitia Pameran, Muhamad Taslim, menjelaskan bahwa tujuan utama dari penyelenggaraan pameran ini adalah untuk melestarikan warisan nenek moyang sekaligus memberikan edukasi kepada para generasi penerus.

"Harapan kami, para siswa yang diundang dalam pameran ini dapat menerima arahan yang baik sehingga sejarah kita dapat dilestarikan dari generasi ke generasi," tuturnya.

Pameran Tosan Aji dan Bursa ini mengusung tema 'Trenggalek Gumbregah Berkeris', dengan partisipasi dari berbagai paguyuban, baik dari dalam maupun luar wilayah.

“Peserta pameran tahun ini cukup banyak, tidak hanya dari Jawa Timur tetapi juga dari Jawa Tengah dan Jawa Barat, turut mensukseskan acara ini,” tambahan.

Dengan semangat yang membara, pameran ini tidak hanya memperkaya pengetahuan tentang pusaka budaya, tetapi juga memperkuat rasa cinta dan kebanggaan terhadap warisan leluhur.(pb/dn)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow