Ops Zebra Semeru 2024, Pelanggaran Lalu Lintas di Tulungagung Capai 12 Ribu Kasus, Angka Kecelakaan Turun 24 Persen
Tulungagung, (afederasi.com) – Operasi Zebra Semeru 2024 yang dilaksanakan oleh Satuan Lalu Lintas Polres Tulungagung mengungkap angka pelanggaran lalu lintas yang mencengangkan, mencapai total 12.186 kasus.
Kasat Lantas Polres Tulungagung, AKP Taufik Nabila, menjelaskan bahwa sebagian besar pelanggaran berasal dari pengendara yang tidak menggunakan helm serta banyaknya pengemudi di bawah umur yang terjaring operasi.
"Penindakan dilakukan melalui berbagai metode, termasuk ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement) mobile atau hunting system yang merekam 1.614 pelanggaran, tilang manual sebanyak 1.758 kasus, serta 8.814 teguran langsung di lapangan," ungkap AKP Taufik.
AKP Taufik juga memaparkan bahwa selain tingginya angka pelanggaran, operasi ini juga mencatat 20 insiden kecelakaan lalu lintas, dengan rincian satu korban meninggal dunia dan 35 korban luka ringan.
"Kerugian material yang tercatat akibat kecelakaan selama operasi ini mencapai sekitar Rp19 juta," tambahnya.
Yang menarik, jumlah kecelakaan selama Ops Zebra Semeru 2024 ini menurun drastis dibandingkan tahun lalu, dengan penurunan mencapai 24%. "Pada 2023, tercatat 26 kejadian kecelakaan selama operasi berlangsung, sementara tahun ini hanya ada 20 kejadian," ujar AKP Taufik.
Melalui hasil ini, Polres Tulungagung mengimbau masyarakat untuk terus meningkatkan kesadaran dalam berlalu lintas, terutama dalam penggunaan helm dan menghindari pengemudi di bawah umur, demi terciptanya keamanan dan keselamatan di jalan raya.(dn)
What's Your Reaction?



