Manfaatkan Flushing Dam Lodoyo, Puluhan Pencari Ikan justru Terjebak di tengah Sungai Brantas
Tulungagung, (afederasi.com) - Belasan warga terjebak di tengah delta Sungai Brantas, masuk Desa Bukur Kecamatan Sumbergempol, pada Senin (6/3/2023) malam.
Berdasarkan informasi yang dihimpun afedrasi.com, dari satu lokasi di dekat Jembatan Ngujang 2, ada sekitar 15 orang yang terjebak.
Sebelumnya mereka masuk ke delta dalam kondisi air belum naik, dan ketika menjelang sore air secara tiba - tiba naik dan menjebak mereka yang masih berada di tengah sungai.
Warga Desa setempat Kustiono (55) menjelaskan, bahwa sebelumnya tanah ditanami tebu olehnya, kemudian para pencari ikan mulai memasuki delta guna menangkap ikan dari flushing di DAM Lodoyo Kabupaten Blitar.
"Mereka masuk sekitar 15 orang sekitar pukul 15.00 WIB," jelas Kustiono, Senin (6/3/2023).
Ketika mereka masuk ke delta air masih dalam keadaan surut atau di atas lutut saja, tak berapa lama debit air terus bertambah hingga diatas rata-rata orang dewasa.
Atas hal tersebut menjadikan mereka tidak berani untuk menyeberang, terlebih lagi masih ada anak - anak yang juga ikut terjebak.
"Mereka ada yang dari Bukur, ada juga yang dari Kecamatan Sendang," tambah Kustiyono.
Sementara itu, dikonfirmasi secara terpisah Kapolsek Sumbergempol, AKP Guruh Yudhi Setiawan, menindaklanjuti laporan tersebut pihaknya meminta bantuan kepada Tim SAR.
Untuk saat ini proses penyelamatan tetap berlanjut dan bantuan secara berkala mulai berdatangan mulai dari alat penerangan hingga perahu karet.
Selain itu pihaknya juga mendapatkan informasi jika tidak hanya dilokasi itu saja yang terjebak, ada belasan warga lain yang terjebak di Desa Sambirobyong yakni dengan mencari ikan.
"Yang di Desa Sambirobyong ada dua titik dengan jumlah lebih dari 20 orang," ungkap Guruh.
Selain itu ada laporan lain masuk Kecamatan Kedungwaru yakni di sebuah delta masuk Desa Bulusari Kecamatan kedungwaru.
"Di titik ini ada sekitar 6 orang yang terjebak," katanya.
Atas banyaknya laporan tersebut hingga ada yang diluar wilayahnya Polres Tulungagung meminta bantuan baik dari BPBD, dan Basarnas untuk evakuasi.
"BPBD melalukan Evakuasi di Desa Sambirobyong, Sedangkan lainnya ditangani oleh Basarnas," pungkasnya. (riz/dn)
What's Your Reaction?



