Kukuhkan Pengurus, LPTQ Lamongan Siap Kembalikan Kejayaan
Lamongan, (afederasi.com) – Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Lamongan resmi memulai langkah baru pasca pelantikan pengurus periode terbaru. Di bawah kepemimpinan M. Nalikan, LPTQ Lamongan menegaskan komitmennya untuk melakukan perombakan strategi demi meraih prestasi maksimal di ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Jawa Timur maupun Nasional.
Ketua LPTQ Lamongan, M. Nalikan, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyusun agenda strategis jangka panjang. Fokus utamanya adalah penyiapan kafilah secara berkelanjutan dengan target performa yang terjaga hingga tahun 2030.
Nalikan menekankan bahwa evaluasi menyeluruh menjadi prioritas utama. Ia merujuk pada hasil MTQ sebelumnya di Jember sebagai pelajaran berharga bagi organisasi.
“Setelah pengukuhan ini, kita akan melakukan evaluasi terhadap kegiatan-kegiatan yang selama ini sudah dilaksanakan. Kegagalan pada MTQ sebelumnya bukan berarti melemahkan semangat, justru menjadi motivasi untuk memperbaiki kinerja ke depan,” tegas Nalikan.
Evaluasi tersebut tidak hanya menyasar aspek teknis perlombaan, tetapi juga detail non-teknis yang selama ini dianggap sepele namun berdampak besar pada performa peserta di lapangan.
Salah satu poin krusial yang disoroti adalah faktor kesehatan dan kenyamanan peserta. Belajar dari pengalaman di Jember, faktor akomodasi menjadi catatan merah yang akan segera dibenahi.
“Pemilihan hotel dan tempat singgah yang memadai ternyata sangat penting. Kemarin banyak peserta yang sakit, ini tentu menjadi catatan serius agar tidak terulang kembali,” jelasnya.
Selain urusan logistik, LPTQ juga akan melakukan perombakan pada komposisi tim pelatih dan pendamping. Tujuannya agar proses pembinaan lebih terukur, terarah, dan mampu menyentuh potensi maksimal setiap qari dan qariah.
Menatap MTQ XXXII (ke-32) Jawa Timur yang akan digelar di Tulungagung pada 2027 mendatang, Nalikan mengaku optimis bahwa Lamongan mampu kembali ke jalur juara. Selain mengandalkan pembinaan konvensional, LPTQ juga berencana mengintegrasikan teknologi dalam pola pembinaan daerah.
“Insya Allah di Tulungagung nanti kita masih bisa bersaing dan meraih hasil yang lebih baik. Target kita jelas, prestasi MTQ Lamongan harus meningkat, baik di tingkat provinsi maupun nasional, dan lebih baik dari edisi sebelumnya,” pungkasnya.
Dengan penguatan identitas daerah dan manajemen yang lebih profesional, LPTQ Lamongan berharap dapat melahirkan generasi penghafal dan pembaca Al-Qur'an yang tidak hanya unggul secara kualitas, tetapi juga mampu membawa harum nama Lamongan di kancah nasional. (yan)
What's Your Reaction?


