KPU Batasi Jumlah Peserta Debat Capres-Cawapres, Hanya 50 Orang dari Setiap Tim

Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah mengumumkan persiapan untuk debat capres-cawapres yang akan dihadiri oleh 50 orang dari masing-masing kubu pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres).

07 Dec 2023 - 09:22
KPU Batasi Jumlah Peserta Debat Capres-Cawapres, Hanya 50 Orang dari Setiap Tim
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy'ari memberikan sambutan usai menandatangani Deklarasi Kampanye Pemilu Damai 2024 di KPU, Jakarta, Senin (27/11/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Jakarta, (afederasi.com) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah mengumumkan persiapan untuk debat capres-cawapres yang akan dihadiri oleh 50 orang dari masing-masing kubu pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres). Ketua KPU, Hasyim Asy’ari, menyampaikan bahwa setiap tim pasangan calon memiliki kesempatan untuk membawa maksimal 50 orang yang telah diundang ke debat tersebut. Hasyim menegaskan bahwa hanya mereka yang memiliki undangan resmi yang dapat memasuki area debat capres-cawapres. "Ada mekanisme mengontrol atau memastikan siapa saja yang dapat masuk dengan membawa undangan tersebut," kata Hasyim seperti yang dilansir dari Suara.com media partner afederasi.com.

Saat ini, KPU baru mengonfirmasi lokasi debat pertama dan kelima, yang akan diselenggarakan di kantor KPU. Meskipun begitu, lokasi untuk debat kedua, ketiga, dan keempat masih belum dapat dikonfirmasi. Hal ini menimbulkan antisipasi dari publik terkait dengan tempat di mana debat-debat tersebut akan berlangsung.

Hasyim Asy’ari menjelaskan bahwa debat perdana, yang akan diikuti oleh Anies Baswedan, Prabowo Subianto, dan Ganjar Pranowo, akan membahas sejumlah topik penting. Antara lain, pemerintahan, hukum, hak asasi manusia (HAM), pemberantasan korupsi, penguatan demokrasi, peningkatan layanan publik, dan kerukunan warga akan menjadi porsi utama dalam debat tersebut. Debat pertama dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 12 Desember 2023, di Kantor KPU, Jakarta Pusat.

Debat kedua, yang dijadwalkan pada 22 Desember 2023, akan menjadi porsi bagi masing-masing cawapres, yaitu Muhaimin Iskandar, Gibran Rakabuming Raka, dan Mahfud MD. Hasyim Asy’ari menyampaikan bahwa tema debat ini akan melibatkan isu-isu ekonomi, termasuk ekonomi kerakyatan, ekonomi digital, keuangan, investasi, pajak, perdagangan, pengelolaan APBN dan APBD, serta infrastruktur dan perkotaan. Namun, KPU belum memastikan lokasi debat antarcawapres ini.

Debat ketiga, yang dijadwalkan pada 7 Januari 2024, akan melibatkan para capres kembali dengan membahas pertahanan, keamanan, hubungan internasional, dan geopolitik. Sementara itu, debat keempat pada 21 Januari 2024, akan menjadi porsi untuk cawapres dengan membahas pembangunan berkelanjutan, sumber daya alam, lingkungan hidup, energi, pangan, agraria, serta masyarakat adat dan desa.

Hasyim Asy’ari menjelaskan bahwa debat capres-cawapres akan mencapai puncaknya pada 4 Februari 2024, dengan membahas kesejahteraan sosial, kebudayaan, pendidikan, teknologi informasi, kesehatan, ketenagakerjaan, sumber daya manusia, dan inklusi. Debat terakhir ini akan digelar di Kantor KPU, Jakarta Pusat. Hasyim menegaskan bahwa pasangan capres dan cawapres akan mendampingi satu sama lain di atas panggung, namun, porsi bicara hanya akan diberikan kepada capres pada debat capres, dan sebaliknya pada debat cawapres. "Intinya, yang bicara, boleh dikatakan kalau debat capres ya sepenuhnya capres. Kalau cawapres, sepenuhnya cawapres," tandas Hasyim.(mg-3/jae)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow