Kopyor Roti Kuliner Khas Banyuwangi Bernilai Ekonomis Tinggi saat Ramadan
Banyuwangi, (afederasi.com) - Salah satu menu kuliner khas yang ada saat bulan Ramadan di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur adalah Kopyor Roti. Kuliner lezat dengan citra rasa manis, gurih sangat cocok disantap saat berbuka puasa.
Teksturnya yang lembut sangat bersahabat dengan lambung, sehingga banyak dipilih sebagai hidangan pembuka berbuka puasa oleh masyarakat Kabupaten Banyuwangi. Maka tidak heran, jika Kopyor Roti menjadi buruan saat bulan puasa.
Konon kuliner khas Banyuwangi yang identik dengan Ramadan tersebut sudah ada sejak jaman kolonialisme Belanda atau sekitar tahun 1930an. Kuliner ini terbuat dari roti tawar yang dipadu dengan mie soun, kuah santan, dan gula putih, memberikan cita rasa manis dan gurih yang khas.
"Alhamdulillah sejak awal puasa, pesanan Kopyor Roti meningkat," kata Siti Rahayu, yang telah menekuni sebagai pembuat Kopyor Roti sejak 2021.
Siti menambahkan, Kopyor Roti sangat identik dengan bulan Ramadan. Proses pembuatannya cukup sederhana, dengan roti tawar yang disiram kuah santan manis dan kemudian dibungkus menggunakan daun pisang.
"Kopyor Roti selalu laris manis saat Ramadan. Kuliner ini memang sangat identik dengan bulan puasa dan sangat cocok sebagai menu berbuka," tuturnya.
Dengan meningkatnya pesanan Kopyor Roti, lanjut Siti, pihaknya menambahkan tenaga untuk mencukupi pesanan yang setiap harinya selalu bertambah. Tambahan tenaga itu, mengambil dari tetangga sekitar komplek perumahan.
"Ada 8 tetangga yang kami libatkan untuk membantu pembuatan, dari hasil pembuatan Kopyor Roti bisa menambah perekonomian," katanya.
Kopyor Roti kuliner khas Bumi Blambangan sangat mudah didapatkan saat bulan Ramadan. Rata-rata penjual takjil yang berada disepanjang jalan di Banyuwangi hampir semua menjajakan Kopyor Roti.
"Untuk harganya juga sangat terjangkau, pedagan biasanya menjual Rp5 ribu per bungkus," pungkas Siti, sembari mengemas pesanan Kopyor Roti. (ron)
What's Your Reaction?



