Kementerian Pertanian Membangun Koordinasi untuk Dukung Peningkatan Produksi dan Kesejahteraan Petani

Kementerian Pertanian (Kementan) sedang berupaya membenahi berbagai aspek yang dapat mendukung peningkatan produksi dan kesejahteraan petani di seluruh Indonesia.

09 Oct 2023 - 10:16
Kementerian Pertanian Membangun Koordinasi untuk Dukung Peningkatan Produksi dan Kesejahteraan Petani
Presiden Jokowi bersama Plt. Menteri Pertanian Arief Prasetyo Adi. (Dok: Kementan)

Subang, (afederasi.com) - Plt. Menteri Pertanian, Arief Prasetyo Adi, menggarisbawahi pentingnya sektor pertanian sebagai sektor strategis yang memiliki potensi besar dalam meningkatkan daya saing, baik melalui hilirisasi maupun jumlah produksi. Kementerian Pertanian (Kementan) sedang berupaya membenahi berbagai aspek yang dapat mendukung peningkatan produksi dan kesejahteraan petani di seluruh Indonesia.

Salah satu langkah yang diambil adalah membangun koordinasi yang kuat dengan Badan Urusan Logistik (Bulog) sebagai pihak yang akan menyerap hasil produksi petani. Arief menjelaskan bahwa Kementan akan mengkoordinasikan penyerapan dengan Bulog secara bertahap, dengan fokus utama pada persiapan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP).

"Saat ini, kita sedang mempersiapkan CPP, dan untuk itu, kerja sama dengan perusahaan BUMN di bidang pangan seperti Id Food sangat diperlukan," ujar Arief pada Minggu, 8 Oktober 2023 seperti yang dilansir dari suara.com media partner afederasi.com.

Arief juga menyoroti beberapa faktor yang memengaruhi tingkat produksi dalam negeri, termasuk cuaca ekstrem seperti fenomena El Nino yang berlangsung lama dan ancaman hama yang harus diatasi. Ia menjelaskan bahwa kegagalan produksi di suatu daerah tidak hanya tergantung pada satu institusi, tetapi juga dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk perubahan iklim, ketersediaan air, dan masalah hama.

Kementan juga berkomitmen untuk berkoordinasi secara intensif dengan berbagai pihak, termasuk Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Perdagangan, dan Kementerian PUPR. Tujuannya adalah memastikan peningkatan produksi, ketersediaan pangan, dan stabilisasi harga beras.

Plt. Menteri Pertanian Arief Prasetyo Adi sebelumnya mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam panen raya di Sukamandi, Kabupaten Subang, Jawa Barat. Saat itu, Presiden menegaskan bahwa harga gabah di tingkat petani saat ini berada dalam kondisi yang baik, dengan rata-rata harga jual sekitar Rp 7.000 per kilogram. Meski begitu, pemerintah akan terus berusaha untuk memberikan harga yang wajar bagi konsumen.

"Kepuasan petani dengan harga gabahnya sangat penting, namun kita juga harus memastikan harga beras yang wajar bagi konsumen," tegas Presiden Jokowi seperti yang dilansir dari suara.com media partner afederasi.com. (mg-1/jae)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow