Kemenag Bantu Pesantren Siapkan Perpustakaan Digital

Transformasi digital yang dicanangkan oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas telah merambah hingga ke dunia pesantren.

04 Sep 2023 - 10:41
Kemenag Bantu Pesantren Siapkan Perpustakaan Digital
Pelatihan pengelolalan e-Library bagi pengelola Ma'had Aly

Yogyakarta, (afederasi.com) - Transformasi digital yang dicanangkan oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas telah merambah hingga ke dunia pesantren. Kementerian Agama melalui Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pesantren (PD-Pontren) Kemenag secara bertahap memberikan dukungan untuk mengembangkan perpustakaan digital (digital library) di pesantren, terutama di Ma'had Aly dan Pendidikan Diniyah Formal (PDF).

Menurut Plt. Direktur PD-Pontren, Waryono Abdul Ghafur, pihaknya telah memberikan bantuan stimulus kepada 40 pesantren pada tahun ini, khususnya bagi pengelola Ma’had Aly. Selain bantuan finansial, pengelola juga mendapatkan pelatihan untuk meningkatkan kemampuan dalam penyiapan dan pengelolaan perpustakaan digital.

"Dalam upaya meningkatkan kompetensi, para pengelola Ma’had Aly juga diberikan pelatihan terkait jurnal ilmiah berbasis online melalui Open Journal System (OJS)," ujar Waryono. Mereka didorong untuk mengembangkan jurnal berbahasa Arab sesuai dengan spesialisasi masing-masing.

Guru besar bidang Ilmu Tafsir UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, yang juga hadir sebagai narasumber, menganggap bahwa perpustakaan digital di Ma’had Aly adalah langkah penting. Seiring perkembangan teknologi, perpustakaan fisik yang mengumpulkan buku-buku dan referensi menjadi kurang relevan. Oleh karena itu, perpustakaan digital, atau e-library, harus diakselerasi.

"Tantangan lainnya adalah kemampuan Ma’had Aly dan Pendidikan Diniyah Formal yang belum merata dalam penyediaan sarana pendukungnya seperti listrik, jaringan internet, dan kemampuan sumber daya manusia (SDM) dalam bidang Informasi dan Teknologi (IT)," jelasnya.

Selain itu, dia juga menekankan pentingnya menumbuhkan tradisi menulis dan meningkatkan produktivitas penulisan jurnal, baik dalam bahasa Arab maupun bahasa Inggris.

Kepala Kanwil Kemenag Daerah Istimewa Yogyakarta, Masmin Afif, menekankan bahwa transformasi menuju perpustakaan digital adalah kunci untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di pesantren. Ini akan membuktikan bahwa pesantren mampu mengelola sumber daya secara digital.

Kasubdit PDMA Direktorat PD-Pontren, Mahrus, mengungkapkan dua tujuan utama dari kegiatan peningkatan kompetensi ini. Pertama, adalah merumuskan konsep pembangunan perpustakaan yang berkualitas sesuai dengan standar Ma’had Aly. Kedua, adalah membangun sistem jurnal mahad aly yang memiliki kualitas nasional dan global.

Untuk memperkuat kompetensi ini, kegiatan studi banding ke perpustakaan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta akan dilakukan agar pesantren dapat melihat langsung kondisi dan tata kelola perpustakaan yang sudah berbasis online dan digital.

Sejumlah narasumber, seperti Labibah Zain (Ketua APPTIS Indonesia), Arif Maftuhin (UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta), dan Abdul Kadir (UIN Sunan Ampel Surabaya), turut hadir dalam kegiatan ini. Peserta berasal dari berbagai perwakilan Ma'had Aly dan Pendidikan Diniyah Formal di seluruh Indonesia. Kegiatan ini menjadi langkah penting dalam memajukan pendidikan pesantren melalui perpustakaan digital. (mg-3/jae)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow