Kawal Aksi Mahasiswa, Polres Trenggalek Terjunkan Tim Negosiator Polwan ke Gedung DPRD

Polres Trenggalek mengerahkan puluhan personel dan tim negosiator Polwan untuk mengawal aksi damai GMNI di Gedung DPRD terkait isu pendidikan.

13 May 2026 - 20:47
Kawal Aksi Mahasiswa, Polres Trenggalek Terjunkan Tim Negosiator Polwan ke Gedung DPRD
Personel Polres Trenggalek saat melakukan pengamanan aksi damai di depan kantor DPRD (suparni/afederasi.com)

Trenggalek, (afederasi.com) – Kepolisian Resor (Polres) Trenggalek memberikan pengawalan ketat terhadap aksi damai yang digelar oleh Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) di depan Gedung DPRD Kabupaten Trenggalek pada Rabu (13/5/2026). Langkah ini diambil guna memastikan penyampaian aspirasi mahasiswa terkait carut-marut dunia pendidikan tetap berjalan tertib tanpa mengganggu aktivitas publik.

Massa mahasiswa memulai aksinya dengan melakukan long march dari kawasan Alun-alun menuju Gedung Rakyat. Sepanjang perjalanan, peserta aksi membentangkan berbagai spanduk dan poster bernada protes, sembari menyuarakan orasi yang menyoroti isu pendidikan baik di tingkat lokal maupun nasional.

Kapolres Trenggalek, AKBP Ridwan Maliki, melalui Kasihumas AKP Katik menyatakan bahwa pihaknya mengerahkan sedikitnya 67 personel untuk mengamankan jalannya kegiatan tersebut. Pengamanan dilakukan dengan mengedepankan pendekatan preventif agar suasana tetap terkendali.

"Penyampaian pendapat di muka umum adalah hak warga negara yang kami lindungi. Kami hadir untuk memberikan pelayanan berupa pengamanan agar aktivitas masyarakat umum tidak terganggu," ujar AKP Katik di sela-sela kegiatan.

Selain menyiagakan personel di area utama Gedung DPRD, Polres Trenggalek juga menerjunkan tim negosiator yang terdiri dari personel Polwan. Kehadiran mereka berfungsi sebagai jembatan komunikasi serta fasilitator antara massa aksi dengan perwakilan anggota dewan yang menemui mereka.

“Kami tugaskan tim negosiator Polwan untuk memfasilitasi komunikasi antara peserta aksi dengan pihak DPRD agar aspirasi tersampaikan dengan baik,” tambah AKP Katik.

Di sisi lain, pengaturan arus lalu lintas juga menjadi prioritas kepolisian. Petugas disiagakan di sejumlah titik strategis, mulai dari kawasan Pasar Sore, lingkar Alun-alun, hingga simpang empat Nirwana untuk mencegah terjadinya kemacetan panjang akibat mobilisasi massa.

Aksi yang berlangsung selama beberapa jam tersebut akhirnya berakhir dengan tertib. Pihak kepolisian mengapresiasi kedewasaan para mahasiswa dalam menyampaikan pendapat sehingga situasi keamanan di Kabupaten Trenggalek tetap terjaga.

“Alhamdulillah, aksi damai berjalan aman dan kondusif. Kami berterima kasih kepada seluruh peserta aksi atas kerja samanya sehingga agenda ini terlaksana dengan baik,” pungkasnya.(pb/dn) 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow