Mediasi Mantan Bakal Calon Bupati Tulungagung Gagal, Proses Hukum Jalan Terus

Mediasi antara mantan Cabup Tulungagung dan tim pemenangan terkait dugaan penipuan dana Pilkada Rp1,6 miliar belum membuahkan hasil di Polres Tulungagung.

29 Jun 2026 - 21:58
Mediasi Mantan Bakal Calon Bupati Tulungagung Gagal, Proses Hukum Jalan Terus
​Kuasa hukum pelapor TA Priyono, Apriliawan Adi Wasito ketika dikonfirmasi awak media di Polres Tulungagung (rizky/afederasi.com)

Tulungagung, (afederasi.com) - Pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2024 di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur masih terus menyisakan masalah. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati terpilih Gatut Sunu dan Ajudan Dwi Yoga Ambal pada Sabtu, (11/4/2026) terkait kasus dugaan korupsi masih dalam proses pendalaman saksi-saksi. Terbaru, gililan mantan bakal calon bupati Santoso dilaporkan ke Polres Tulungagung. 

​Kuasa hukum pelapor TA Priyono, Apriliawan Adi Wasito menegaskan mediasi antara pelapor dan terlapor yang difasilitas Sat Reskrim Polres Tulungagung pada Senin (29/6/2026) gagal. Mediasi tersebut terkait dana pinjaman untuk pemenangan pasangan calon Santoso-Gus Samsul sekitar Rp 1,6 miliar. 

​"Proses mediasi belum menemukan titik temu. Belum ada kesepakatan karena besaran rincian dana yang dipaparkan tidak sama antara kedua belah pihak," ujar Apriliawan saat dikonfirmasi wartawan.

​Apriliawan menjelaskan bahwa pihaknya telah menempuh jalur mediasi sebanyak lima kali, termasuk satu kali di Polres Tulungagung. Meski demikian, pihak pelapor tetap menginginkan agar proses hukum terus berjalan sebagai langkah tegas.

​"Klien kami ingin proses hukum tetap berlanjut. Namun, kami tetap terbuka jika ada komunikasi lebih lanjut untuk mencari solusi," tambahnya.

​Sementara itu, pihak teradu, Santoso, tampak irit bicara setelah menjalani mediasi di Polres Tulungagung. Saat dimintai konfirmasi mengenai jalannya pertemuan tersebut, ia menolak memberikan keterangan.

​"No comment," singkatnya sambil meninggalkan lokasi.

​Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi lebih lanjut dari pihak kepolisian terkait langkah hukum selanjutnya. Kasus dugaan penipuan ini pun menjadi sorotan publik mengingat nominal dana yang dipermasalahkan cukup fantastis dan terkait erat dengan dinamika Pilkada Tulungagung 2024 lalu.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow