Jalan Berlubang di Campurdarat Diduga Picu Kecalakaan Beruntun Tiga Kendaraan, Pengendara Nmax Tewas di Lokasi
Tulungagung, (afederasi.com) – Kecelakaan maut yang melibatkan tiga kendaraan sekaligus mengguncang kawasan Desa Pelem, Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung pada Senin pagi (2/2/2026). Insiden beruntun ini mengakibatkan seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia setelah terjepit di antara dua kendaraan besar.
Kasat Lantas AKP M. Taufik Nabila, mengonfirmasi terjadinya peristiwa memilukan tersebut yang terjadi sekitar pukul 07.50 WIB.
Kecelakaan bermula saat lalu lintas di ruas jalan tersebut berjalan dari arah timur menuju barat. Urutan kendaraan terdiri dari sepeda motor Yamaha Nmax (AG 2847 RCM) yang dikendarai oleh Kiky Arya M (25), diikuti oleh Mobil Box (B 9175 SXU) yang dikemudikan Catur Bambang W (35), dan sebuah Dump Truck (L 8140 UUB) yang disopiri Agam Afrizal K (20) di posisi paling belakang.
Petaka terjadi ketika pengendara Nmax berusaha mengurangi kecepatan secara mendadak demi menghindari jalan berlubang di depannya.
"Mobil Box di belakangnya sempat ikut mengerem, namun diduga lampu rem kendaraan tersebut tidak berfungsi atau tidak menyala. Hal ini membuat pengemudi Dump Truck yang berada di posisi paling belakang terkejut," ungkap AKP M. Taufik Nabila berdasarkan hasil olah TKP.
Meskipun pengemudi Dump Truck telah berupaya melakukan pengereman mendadak, jarak yang sudah terlalu dekat membuat benturan tak terhindarkan. Dump Truck menghantam bagian belakang Mobil Box dengan keras, mendorongnya ke depan hingga menggilas pengendara Nmax yang ada di depannya.
Akibat tabrakan beruntun tersebut, pengendara Nmax yaitu Kiky, seorang perempuan yang bekerja sebagai pegawai pasar asal Tulungagung, mengalami luka berat pada bagian kepala. Korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian (TKP).
Sementara itu, pengemudi Mobil Box asal Magetan dan pengemudi Dump Truck asal Trenggalek dilaporkan dalam kondisi sehat tanpa luka berarti. Ketiga kendaraan yang terlibat mengalami kerusakan material yang cukup signifikan.
Sesaat setelah kejadian, petugas dari Unit Gakkum Satlantas Polres Tulungagung segera meluncur ke lokasi untuk mengevakuasi korban dan melakukan olah tempat kejadian perkara secara mendalam.
"Saat ini, ketiga kendaraan telah kami amankan sebagai barang bukti untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu menjaga jarak aman dan memastikan sistem kelistrikan kendaraan, terutama lampu rem, berfungsi dengan baik demi keselamatan bersama," tegas AKP M. Taufik.(dn)
What's Your Reaction?



