Jaga Perekonomian Warga, Pemkab Banyuwangi Pastikan Stok Pangan Aman Jelang Ramadhan

09 Mar 2023 - 09:53
Jaga Perekonomian Warga, Pemkab Banyuwangi Pastikan Stok Pangan Aman Jelang Ramadhan
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani saat meninjau stok pangan hadapi Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah (ist)

Banyuwangi, (afederasi.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, Jawa Timur, memastikan stok beras, cabai, bawang merah aman menjelang Ramadhan sampai Hari Raya Idul Fitri tahun 2023.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Banyuwangi, Ilham Juanda mengatakan pihaknya sudah melakukan pemantauan ke beberapa sentra penanaman cabai dan bawang merah guna memastikan ketersediaannya stok bahan tersebut untuk Ramadhan dan Lebaran 2023.

"Alhamdulillah, sejauh ini semua aman. Terlebih, pada Maret hingga April ini sudah memasuki musim panen untuk bawang merah dan cabai," kata Ilham, Kamis (9/3/2023).

Ilham menambahkan, sentra penanaman cabai merah besar yang sudah dilakukan pemantauan yakni di Desa Tamanagung, Kecamatan Cluring.

Sedangkan sentra penanaman cabai rawit dan bawang merah di Desa Sumbersewu dan Tembokrejo, Kecamatan Muncar serta Desa Bimorejo dan Sidowangi, Kecamatan Wongsorejo.

Usai memantau sentra penanaman cabai dan bawang merah, Ilham menyatakan jumlah panen pada periode Maret-April cukup untuk menyuplai kebutuhan masyarakat Banyuwangi selama Ramadhan hingga Lebaran 2023.

Dia menyebutkan saat panen nantinya produksi cabai rawit diperkirakan mencapai 10.518 ton, cabai merah besar 1.425 ton, dan bawang merah 870 ton.

Sementara, rata-rata kebutuhan konsumsi masyarakat Banyuwangi untuk komoditas cabai rawit sebanyak 272 ton per bulan, cabai merah besar 323 ton per bulan, dan bawang merah 383 ton per bulan.

"Dengan demikian stok cabai dan bawang merah di Banyuwangi masih surplus. Harapan kami dengan pasokan yang terus terjaga, harga komoditas cabai dan bawang merah tetap stabil," ujar Ilham.

Selain cabai dan bawang merah, lanjut dia, stok komoditas pangan yang lain juga aman. Berdasarkan data neraca pangan pokok tahun 2022, ketersediaan beras di Banyuwangi sebesar 424.987 ton, sedangkan kebutuhan masyarakat hanya sebesar 165.411 ton atau surplus beras sebesar 259.576 ton.

"Kondisi surplus juga terjadi pada komoditas jagung sebesar 195.171 ton, daging sapi 70,39 ton, daging ayam ras 1.102 ton," jelasnya.

Untuk diketahui, sebelumnya Bupati Banyuwangi, IpukFiestiandani juga telah mengecek ketersediaan bahan lainnya, semisal beras dan gas elpiji. Dari hasil peninjauan lapangan yang dilakukan Depo Pertamina Tanjung Wangi, dan Gudang Bulog, Kecamatan Kalipuro, semua bahan tersebut aman menjelang Ramadhan sampai Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah 2023. (ron)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow