IPLT Tulungagung Beroperasi Kembali, Berpotensi Tambah PAD Namun Tetap Perhatikan Lingkungan

07 Feb 2025 - 21:20
IPLT Tulungagung Beroperasi Kembali, Berpotensi Tambah PAD Namun Tetap Perhatikan Lingkungan
Pembukaan kembali IPLT Boyolangu, (ist)

Tulungagung, (afederasi.com) – Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) Tulungagung kembali beroperasi dan berpeluang menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD). Namun, untuk menjaga kenyamanan masyarakat sekitar, operasionalnya dibatasi dan diliburkan pada akhir pekan.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Tulungagung, Anang Prastitianto, mengungkapkan bahwa IPLT ini sebelumnya dibangun oleh Kementerian dengan standar nasional, menelan anggaran sekitar Rp 2 miliar. Dengan sistem yang lebih modern, pihaknya optimistis fasilitas ini tidak lagi menimbulkan bau tidak sedap seperti sebelumnya.

"Dulu, IPLT hanya memiliki empat bak penampungan di mana lumpur tinja dibiarkan mengering begitu saja. Sekarang, proses pengolahannya lebih maju dengan empat tahap sehingga lebih ramah lingkungan," jelas Anang, Jumat (7/2/2025).

Keberadaan IPLT ini diharapkan dapat menyumbang pemasukan daerah, mengingat setiap truk tangki yang membuang lumpur tinja dikenakan tarif Rp 150 ribu per kubik. Namun, tahun ini masih dalam tahap uji coba sebelum ditetapkan sebagai target retribusi daerah pada 2026.

"Kami belum bisa menentukan berapa potensi PAD yang akan diperoleh. Tahun ini masih tahap uji coba untuk melihat jumlah pemasukan dalam satu tahun, yang nantinya akan menjadi dasar penetapan target PAD tahun depan," tambahnya.

Selain membatasi jumlah truk yang masuk maksimal enam unit per hari, Disperkim juga menetapkan kebijakan operasional lima hari dalam seminggu, yaitu Senin hingga Jumat. Sementara itu, IPLT diliburkan setiap Sabtu dan Minggu sebagai bentuk penghormatan terhadap wisata petik belimbing yang dikelola warga sekitar, yang biasanya ramai dikunjungi pada akhir pekan.

"Kami ingin menjaga keseimbangan antara manfaat ekonomi dan kenyamanan masyarakat. Oleh karena itu, operasional IPLT disesuaikan agar tidak mengganggu aktivitas wisata yang berkembang di sekitarnya," pungkas Anang.(riz/dn)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow