Inovasi MAN IC Tanah Laut di Samsung Innovation Campus 2022/2023: Bak Sampah Pintar Berbasis IoT

MAN IC Tanah Laut, melalui tim KAGE, telah berhasil menciptakan inovasi teknologi yang mengesankan dalam ajang Samsung Innovation Campus Batch 4 tahun 2022/2023.

20 Oct 2023 - 13:31
Inovasi MAN IC Tanah Laut di Samsung Innovation Campus 2022/2023: Bak Sampah Pintar Berbasis IoT
Siswa MAN IC Tanah Laut peserta Samsung Innovation Campus Batch 4

Jakarta, (afederasi.com) - Kemajuan teknologi semakin membuka peluang bagi para siswa Madrasah Aliyah (MAN) dalam ajang Samsung Innovation Campus Batch 4 tahun 2022/2023. Dari sejumlah peserta terbaik, ternyata tiga dari lima besar yang terpilih berasal dari tim Madrasah Aliyah.

Pada 19 Oktober 2023, nama-nama kelima tim terbaik ini diumumkan. Para peserta yang berbakat ini tengah mengikuti proses Final Judging hingga 24 Oktober 2023 untuk menentukan juara I, II, dan III. Kelima peserta terbaik yang berhasil masuk ke tahap akhir ini adalah:
1. SMK Negeri 1 Cimahi
2. MAN Insan Cendekia (IC) Tanah Laut
3. MAN 4 Kota Pekanbaru
4. SMK Negeri 7 Semarang
5. MAN 1 Kota Kediri

Salah satu sorotan dari ajang Samsung Innovation Campus adalah inovasi teknologi yang dihasilkan oleh peserta. MAN IC Tanah Laut, dengan tim bernama KAGE, telah menciptakan sebuah terobosan yang mengesankan. Mereka mengembangkan "Bak Sampah Pintas Bebasis IoT," sebuah bak sampah pintar yang dapat memilah sampah secara otomatis.

Tim KAGE terdiri atas lima siswa, yaitu: Anugerah Fajar Ridho, Muhammad Fauzan Anshari, Musthofa Hadi Ulya, Faris Rizqian Najmi, dan Bayu Kurniawan. Dasar penciptaan bak sampah ini adalah WAISTE (Waste Management Wisely), sebuah bak sampah pintar berbasis IoT yang terhubung dengan internet.

Anugerah Fajar Ridho menjelaskan, "Fitur utama bak sampah ini memilah sampah otomatis berdasarkan jenisnya melalui kamera yang ditenagai Raspberry Type 4 dan kecerdasan buatan (AI). Kemudian, servo akan menggerakkan plat besi untuk memilah sampah."

Sampah dapat dibagi menjadi empat jenis: plastik, kertas, logam, dan lainnya. Kapasitas bak sampah ini dapat dicek melalui ponsel, dan ketika bak sampah penuh, petugas akan mendapatkan notifikasi melalui aplikasi WAISTE.

Keunggulan dari bak sampah berbasis IoT ini adalah ketika sudah penuh, tempat sampah akan mengunci dan memberikan notifikasi kepada petugas pengambil sampah yang menggunakan sistem operasi Android. Inovasi ini diharapkan dapat membantu mengatasi masalah sampah yang kerap terjadi di masyarakat.

Kepala MAN IC Tanah Laut, Hilal Najmi, sangat bangga dengan inovasi yang telah dikembangkan oleh tim KAGE. Menurutnya, inovasi ini adalah langkah awal yang besar dalam menawarkan solusi bagi permasalahan sampah yang sedang dihadapi masyarakat.

Dalam komentarnya, Hilal menjelaskan, "Samsung Innovation Campus merupakan ajang bergengsi di tingkat nasional, terutama dalam pembuatan alat/aplikasi berbasis kecerdasan buatan. Bukan langkah yang mudah bersaing dengan ratusan tim lain kemudian menduduki posisi lima besar tingkat nasional. MAN IC Tanah Laut terpilih karena memang inovasi yang ditawarkan sangat bermanfaat untuk masyarakat. Ke depan, semoga inovasi ini bisa segera dipatenkan."

Inovasi teknologi dari MAN IC Tanah Laut menjadi contoh nyata bagaimana pendidikan dan pemuda mampu berperan aktif dalam mencari solusi untuk masalah lingkungan yang mendesak. Samsung Innovation Campus telah membuktikan bahwa ide-ide segar dari siswa-siswa muda dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat. (mg-3/jae)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow