Indeks Persepsi Korupsi RI Anjlok, Kapolri hingga Sri Mulyani Janji Beresin
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan komitmennya terhadap pencegahan korupsi dalam tata kelola dan pelayanan ekspor impor.
Jakarta, (afederasi.com) - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan komitmennya terhadap pencegahan korupsi dalam tata kelola dan pelayanan ekspor impor. Dalam Seminar Nasional "Pencegahan Korupsi Dalam Tata Kelola & Pelayanan Ekspor Impor" yang diadakan oleh Satgas Pencegahan Korupsi Polri, mereka berbicara tentang pentingnya langkah-langkah untuk mengatasi penurunan skor indeks persepsi korupsi (IPK) Indonesia.
Kapolri Listyo Sigit Prabowo menyatakan bahwa hasil IPK Indonesia yang turun menjadi 34 pada tahun 2022 memerlukan perhatian serius. Dia menekankan komitmen Indonesia untuk memperbaiki skor tersebut dan mengatakan bahwa semua kementerian dan lembaga, termasuk Polri, akan bekerja keras untuk melakukan perbaikan yang diperlukan.
Kapolri juga menggarisbawahi bahwa peningkatan IPK Indonesia akan berdampak positif pada penilaian internasional tentang kemudahan berbisnis di negara tersebut. Selain itu, hal ini juga akan membantu menjaga dan mengawal ekspor impor Indonesia, terutama dalam menghadapi tantangan barang impor ilegal yang melanda pasar global.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, dalam kesempatan yang sama, menyambut baik inisiatif Polri untuk mengadakan seminar ini. Ia menganggap seminar ini sebagai langkah penting dalam mengatasi penurunan IPK Indonesia yang terkait dengan sektor ekspor impor.
Menteri Keuangan juga mengungkapkan harapannya bahwa seminar ini akan menghasilkan rekomendasi konkret untuk meningkatkan tata kelola dan pelayanan ekspor impor di Indonesia. Ia menegaskan kesiapan Kementerian Keuangan untuk bekerja sama dengan Polri dalam upaya ini.
Perlu diingat bahwa penurunan skor IPK Indonesia dari 38 menjadi 34 pada tahun 2022 menjadi perhatian serius. Hal ini mengharuskan Indonesia untuk melakukan perbaikan yang signifikan dalam upaya memerangi korupsi. Dengan demikian, negara ini berkomitmen untuk memperkuat pondasinya dan meningkatkan daya saingnya di tingkat internasional. (mg-3/mhd)
What's Your Reaction?



