Gebrakan KTD Perdana: GMNI UNIPMA Cetak Kader Revolusioner di Kampung Pesilat

06 Feb 2026 - 16:18
Gebrakan KTD Perdana: GMNI UNIPMA Cetak Kader Revolusioner di Kampung Pesilat
Bupati Madiun Hari Wuryanto, Ketua DPC PA GMNI Madiun R Indra Priangkasa saat hadiri Kaderisasi Tingkat Dasar (KTD) GMNI Unipma. (Ist)

Madiun, (afederasi.com) - Sejarah baru tercipta di lereng Wilis. Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Komisariat Universitas PGRI Madiun (UNIPMA) resmi mengukuhkan eksistensinya melalui penyelenggaraan Kaderisasi Tingkat Dasar (KTD) perdana. Bertempat di Inka Training Center, Kare, agenda krusial ini menjadi tonggak regenerasi organisasi yang tidak main-main.

Acara ini dibuka langsung oleh Bupati Madiun, H. Hari Wuryanto. Sebagai alumni GMNI, kehadiran beliau membawa aura nostalgia sekaligus motivasi bakar. Dalam pidatonya yang lugas, Hari menekankan bahwa ruang kaderisasi adalah kawah candradimuka bagi calon pemimpin masa depan.

"Manfaatkan setiap kesempatan, dan sekarang adalah kesempatannya. Karena kesempatan tidak akan datang untuk kedua kalinya," tegas Hari Wuryanto di hadapan puluhan peserta yang tampak antusias.

Ketajaman KTD perdana ini terlihat dari deretan tamu VIP pergerakan yang hadir. Tidak tanggung-tanggung, DPP GMNI (di bawah kepemimpinan Risyad Fahlevi) mengutus Prima Dwi Dzaldi dan Dewangga Evan untuk mengawal prosesi ini.

Tak ketinggalan, DPD GMNI Jawa Timur yang diwakili Kelvin Arisudin dan Dinas Bizurai turut terjun langsung mengisi materi "Manajemen Aksi". Kehadiran struktur elit ini menegaskan bahwa Komisariat UNIPMA kini menjadi titik strategis radar perjuangan GMNI di Jawa Timur.

Ada fenomena menarik dalam KTD kali ini. Terjadi sinergi "Transfer of Knowledge" yang kuat dari putra-putra daerah Madiun yang selama ini menempa diri di Surabaya. Kepulangan mereka untuk membimbing adik-adik tingkat di tanah kelahiran menjadi bukti nyata komitmen pengabdian tanpa batas.

Presiden BEM UNIPMA, dalam prosesi pembaiatan kader, menyampaikan apresiasi emosional terhadap kolaborasi lintas kota ini.

"Terima kasih kepada kader revolusioner dari Surabaya yang telah membersamai kami selama satu tahun berdirinya komisariat ini hingga mampu berdiri tegak melaksanakan KTD hari ini," ungkapnya.

Ketua GMNI Komisariat UNIPMA, Aditya Arya, menutup rangkaian dengan nada optimis namun rendah hati. Ia menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan teknis, sembari memastikan bahwa semangat yang dikobarkan hari ini adalah awal dari gerakan yang lebih besar.

Agenda sakral ini diakhiri dengan pembacaan Ikrar Prasetya GMNI yang menggema di seluruh ruangan, menandai lahirnya barisan kader baru yang siap mengawal ajaran Bung Karno di Madiun.(hen)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow