Francesco Bagnaia Sabet Kemenangan Sensasional di MotoGP Mandalika: Ducati Menggebrak!
Pembalap asal tim Ducati Corse, Francesco Bagnaia, berhasil mencatatkan kejutan spektakuler dalam balapan utama Pertamina Grand Prix of Indonesia yang berlangsung di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Minggu (15/10).
Lombok Tengah, (afederasi.com) - Pembalap asal tim Ducati Corse, Francesco Bagnaia, berhasil mencatatkan kejutan spektakuler dalam balapan utama Pertamina Grand Prix of Indonesia yang berlangsung di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Minggu (15/10). Bagnaia, yang memulai balapan dari posisi 13, tampil luar biasa dan mampu mengakhiri balapan dengan posisi pertama.
Meski harus memulai dari posisi yang cukup jauh, Pecco Bagnaia menunjukkan performa garangnya sepanjang balapan. Ia berhasil melaju ke depan secara perlahan namun pasti. Momentum puncak datang ketika balapan menyisakan 8 lap lagi, di mana Pecco melakukan manuver overtake brilian, melampaui pembalap Aprilia, Maverick Vinales, yang akhirnya harus puas berada di posisi kedua, diikuti oleh pembalap Yamaha, Fabio Quartararo, di podium ketiga.
"Setelah mengalami kecelakaan di Barcelona, kami melewati banyak momen sulit dan hanya orang-orang terdekat saya yang benar-benar memahami perjuangan yang saya alami. Saya merasa sangat bangga dan beruntung memiliki mereka (orang-orang terdekat) di samping saya. Kemenangan ini adalah kemenangan untuk kita semua. Hari ini, saya hanya memiliki satu kesempatan, yaitu berusaha menjadi versi terbaik dari diri saya. Terima kasih, Mandalika," ucap Pecco dengan rasa syukur usai balapan seperti yang dilansir dari Suara.com media partner afederasi.com.
Balapan MotoGP Mandalika juga menjadi momentum Pecco untuk kembali menunjukkan dirinya sebagai calon juara. Setelah meraih poin penuh di Mandalika, ia kini kokoh di puncak klasemen dengan torehan 346 poin, unggul 18 angka dari rival terdekat, Jorge Martin (Pramac Ducati), yang berada di peringkat kedua klasemen.
CEO Ducati Indonesia, Jimmy Budhijanto, menegaskan bahwa motivasi tinggi Bagnaia di Mandalika juga didorong oleh dukungan besar dari para fans Indonesia, termasuk komunitas Ducati Riders.
Bahkan, kemenangan di MotoGP Mandalika sekaligus merupakan janji yang terpenuhi kepada pendukung di tanah air untuk memberikan hasil terbaik. "Kami sangat bangga dan terharu dengan penampilan Bagnaia di seri GP Indonesia tahun ini. Start dari urutan 13 bukanlah halangan bagi pembalap Ducati untuk meraih posisi terbaik, yaitu podium kemenangan. Bagi kami, ini adalah kado manis bagi para pencinta Ducati dan penggemar Bagnaia di Indonesia," tambah Jimmy Budhijanto.
VP Sales & Marketing Ducati Asia Pacific, Marco Biondi, juga turut berbangga dengan performa gemilang para pembalap Ducati. Ia juga memberikan apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh Ducati Indonesia dan para fans di tanah air.
"Fantastis, Ducati Indonesia membawa banyak sekali fans ke sini. Bagnaia memulai dari P13, tantangan yang cukup besar, namun nyatanya, dia mampu terus bergerak ke depan dan meraih posisi pertama. Sangat luar biasa, kami juga telah meraih gelar juara dunia konstruktor (tim). Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh fans dan Ducati Indonesia," ujar Marco.
Tak hanya Bagnaia, rekan setimnya, Enea Bastianini, juga meraih hasil positif dengan finis di posisi ke-8 meski sempat terbelakang selama balapan. Balapan MotoGP Mandalika juga menjadi momentum comeback bagi Enea setelah absen di tiga seri balapan sebelumnya.(mg-2/jae)
What's Your Reaction?



