DPRD Banyuwangi : Sektor Pertanian Harus Lebih Diperhatikan

13 Mar 2023 - 13:49
DPRD Banyuwangi : Sektor Pertanian Harus Lebih Diperhatikan
Wakil Ketua Dewan Pimpinan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banyuwangi, Ali Mahrus. (sahroni/afederasi.com)

Banyuwangi, (afederasi.com) - Wakil Ketua Dewan Pimpinan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banyuwangi, Ali Mahrus meminta kepada pemerintah lebih serius menangani keluhan masyarakat terutama sektor pertanian

Pernyataan politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu, diungkapkan saat menghadiri acara Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Banyuwangi Tahun 2024, di Pendapa Sabha Swagata Blambangan, Senin (13/3/2023). 

Menurut Mahrus sapaan akrab Wakil Ketua DPRD Banyuwangi, sektor pertanian yang merupakan penyumbang produk domestik masih menyisakan beberapa keluhan yang harus segera diselesaikan dan dicarikan jalan keluar.

Salah satunya, mengenai permasalahan pupuk yang langka harus segera dicarikan skema baru, semisal subsidi dari pemerintah terkait pengadaan pupuk dan lain sebagainya.

"Kita melihat banyak keluhan dari petani yang mengeluhkan masalah pupuk. Untuk itulah, bagaimana pemerintah harus hadir menyikapi kelangkaan ini," kata Mahrus. 

Mahrus menjelaskan, perhatian khusus untuk pertanian bukan tanpa sebab. Karena pertanian adalah penyumbang terbesar Produk Domestik Regional Bruto di kabupaten ujung timur Jawa. Pihaknya meminta eksekutif lebih serius dan mengoptimalkan sektor pertanian. 

"Ada beberapa catatan yang harus diatensi oleh eksekutif di sektor pertanian wilayah. Urusan teknis menjadi tugas dari Dinas Pertanian," ujar Mahrus.

Kemudian, lanjut Mahrus, perbaikan infrastruktur jalan yang selama ini masih kurang optimal. Sehingga tahun depan harus lebih dioptimalkan. Terlebih Banyuwangi akan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) khusus Madrasah dari Kementrian Agama (Kemenag).

"Kami berharap Pemkab turut memberikan dukungan maksimal untuk menyukseskan acara tersebut," bebernya.

Selama masyarakat belum mendapatkan standar pelayanan minimal, dewan akan terus memperjuangkan dan  mengalokasikan secara maksimal dari anggaran yang ada.

Setelah penetapan anggaran ini, kata Mahrus, legislatif akan mengadakan program evaluasi melalui masing-masing komisi yang ada di dewan.

"Sebagai pimpinan dewan kami bisa ikut andil dalam mengawasi," pungkasnya.(Ron) 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow