Dispendikpora : Delapan Sekolah di Tulungagung Terdampak Banjir, Siswa Belajar Daring

Dispendikpora : Delapan Sekolah di Tulungagung Terdampak Banjir, Siswa Belajar Daring
Kondisi bangunan sekolah yang terendam banjir di SDN 2 Ngentrong Kecamatan Campurdarat (erin/afederasi.com)

Tulungagung, (afederasi.com) - Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dispendikpora) Kabupaten Tulungagung menyebutkan sedikitnya terdapat 8 sekolah di daerah setempat terdampak banjir. 

"Data sementara yang masuk ke kami ada 8 sekolah yang terendam banjir," jelas Sekretaris Dispendikpora Kabupaten Tulungagung, Syaifudin Juhri kepada afederasi.com Senin, (3/10/2022). 

Adapun sekolah yang terendam banjir tersebut, berdasarkan data sementara yaitu, SMPN 3 Tulungagung, SMPN 2 Besuki, SDN 1 Besole, SDN 2 Besole, SDN 3 Besole, SDN Tulungrejo, SDN 2 Ngentrong, dan SDN Siyotobagus Kecamatan Bandung.

"Data bakal kami update terus, sementara pihak sekolah yang melaporkan masih 8 itu," jelasnya. 

Menurut Udin sapaan akrab dari Syaifudin Juhri karena akses menuju sekolah mengalami banjir, maka siswa untuk hari ini diliburkan hingga kondisi kondusif. 

"Anak- anak untuk sementara hari ini belajar melalui daring terlebih dahulu," ujarnya. 

Udin memaparkan, kondisi sekolah seperti SMPN 3 Tulungagung air masuk hingga halaman sekolah. SMPN 2 Besuki air masuk ke gedung perkantoran dan ruang guru. 

Kemudian di SDN Besole air masuk ke seluruh kelas sehingga sebagian siswa dan para guru kerja bakti membersihkan lingkungan sekolah .

"Ada tambahan SDN 2 Ngentrong sekolah banjir juga aktivitas sekolah diliburkan," tambahnya. 

Sementara itu berdasarkan pantauan di lapangan oleh afederasi.com, SDN 2 Ngentrong terendam banjir hingga sepaha orang dewasa. Sehingga mengakibatkan sekolah diliburkan. 

Air masuk hingga ke seluruh ruang kelas dan seluruh siswa diliburkan. 

Tak hanya gedung sekolah yang terdampak banjir, Balai Desa Ngentrong, persawahan warga, dan jalan arah Besole juga banjir, sehingga mengakibatkan aktifitas warga lumpuh total. (er/dn)