Diduga Dipicu Masalah Ekonomi, Pria di Situbondo Bacok Istri Hamil dan Sejumlah Tetangga

01 Feb 2026 - 22:50
Diduga Dipicu Masalah Ekonomi, Pria di Situbondo Bacok Istri Hamil dan Sejumlah Tetangga
Kasat Reskrim Polres Situbondo (alifia rahma/afederasi.com)

Situbondo, (afederasi.com) – Aksi kekerasan brutal menggegerkan warga Desa Langkap, Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo, Minggu (1/2/2026). Seorang pria bernama Taufik (25) diduga tega membacok istrinya sendiri yang tengah hamil muda, serta melukai sejumlah tetangganya di beberapa lokasi berbeda.

Peristiwa bermula saat Taufik membacok istrinya, Sucik (23), di sekitar area pabrik arang Desa Langkap. Akibat serangan tersebut, korban yang diketahui tengah mengandung dua bulan mengalami luka bacok cukup parah di bagian wajah dan tangan. Kondisi korban mengharuskannya dirujuk ke RSU dr. Soebandi Jember untuk mendapatkan penanganan medis intensif.

Tak berhenti di situ, Taufik yang sehari-hari bekerja serabutan, juga menyerang sejumlah tetangganya di lokasi berbeda. Beberapa korban dilaporkan mengalami luka bacok di tubuh, bahkan salah satunya masih berusia sekitar tujuh tahun. Selain melakukan penganiayaan, terduga pelaku juga merusak rumah warga dengan memecahkan kaca dan merusak sepeda motor milik tetangganya.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, sebelum kejadian pembacokan, Taufik sempat terlibat pertengkaran dengan istrinya. Diduga, cekcok dipicu persoalan ekonomi setelah korban menuntut belanja rumah tangga, hingga berujung aksi kekerasan menggunakan senjata tajam.

Usai melakukan aksinya, Taufik berpindah-pindah lokasi, mulai dari Jalan Madura Dusun Pecinan (Gudang Arang) RT III RW III hingga Dusun Rawan, Desa/Kecamatan Besuki. Pelaku kemudian bersembunyi di rumah salah satu tetangganya.

“Karena pelaku membacok istri dan sejumlah tetangganya, saya langsung melaporkan kejadian ini ke Mapolsek Besuki,” ujar Gani, salah seorang tetangga pelaku.

Petugas gabungan Polsek Besuki dan Tim Opsnal Satreskrim Polres Situbondo yang menerima laporan segera bergerak ke lokasi. Dalam waktu singkat, terduga pelaku berhasil diamankan dari tempat persembunyiannya.

Namun, saat pelaku hendak dievakuasi ke Mapolres Situbondo, situasi sempat memanas. Puluhan warga yang emosi berupaya menghakimi pelaku meski telah berada dalam pengawalan ketat petugas. Bahkan, seorang anggota Tim Opsnal Polres Situbondo dilaporkan sempat terkena pukulan massa saat proses evakuasi berlangsung.

Kasatreskrim Polres Situbondo, AKP Agung Hartawan, mengatakan pihaknya telah mengamankan terduga pelaku beserta sejumlah barang bukti berupa senjata tajam, seperti pisau, clurit, parang, serta potongan kayu yang digunakan dalam aksi pembacokan.

“Selain itu, Sam (50), ayah kandung terduga pelaku, juga menyerahkan diri ke Mapolres Situbondo karena diduga ikut melakukan pemukulan terhadap salah satu korban,” jelas AKP Agung.

Menurutnya, guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut, bapak dan anak tersebut masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik Satreskrim Polres Situbondo.

“Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua terduga pelaku telah ditahan di ruang tahanan Polres Situbondo,” pungkasnya.(vya/dn) 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow