Diatas Lahan 7 Hektar, Ini Masterplan Wisata Alam Taman Nasional Meru Betiri
Pemerintah Desa Curah Nongko, Kecamatan Tempurejo Kabupaten Jember Jawa Timur, mencanangkan pembangunan destinasi wisata edukasi di kawasan taman nasional Meru Betiri.
Jember, (afederasi.com) - Pemerintah Desa Curah Nongko, Kecamatan Tempurejo Kabupaten Jember Jawa Timur, mencanangkan pembangunan destinasi wisata edukasi di kawasan taman nasional Meru Betiri.
Kepala Desa Curah Nongko, Ismail Nawawi, bersama petugas Polhut taman nasional Meru Betiri Resort Andongrejo Heman Sutresna, serta Kabid Pariwisata Disparbud Kabupaten Jember Deta Irama Kasih melakukan peninjauan lokasi yang akan dijadikan tempat wisata alam, pada Rabu (24/5/2023).
"Hari ini meninjau, survei lokasi calon tempat wisata alam yang akan dikelola oleh Pokdarwis Cakrawala Putra Nanggelan," ucap Heman Sutresna kepada Afederasi.com disela - sela kegiatan.
Heman Sutresna menjelaskan, lokasi yang akan dijadikan tempat wisata itu berada di blok 7 kawasan taman nasional Meru Betiri.
"Taman nasional Meru Betiri, wilayah kerja resort Andongrejo terbagi menjadi beberapa blok dan kebetulan kita berada di blok 7 hektare, " kata Heman.
Dengan akan dibukanya wisata dikawasan taman nasional, Heman berharap, keikutsertaan masyarakat dalam menjaga ekosistem yang ada.
"Kami berharap bahwa masyarakat disekitar kawasan ikut serta menjaga keutuhan kawasan taman nasional, serta menumbuh kembangkan kepada generasi muda bahwa kawasan taman nasional meru betiri merupakan milik kita bersama," harapnya.
Ditempat yang sama, Kepala Desa Curah Nongko, Ismail Nawawi, Yang akrab disapa Wiwin mengatakan, pihaknya sengaja mengundang dinas terkait untuk ikut serta dalam pengembangan potensi di sektor pariwisata.
"Memang saya sengaja mengundang, Camat, Dinas Pariwisata, dan yang punya wilayah taman nasional, biar tau bagaimana pembangunan tempat wisata kedepan seperti apa, " kata Wiwin.
Wiwin berharap, semua pihak yang berkompeten dalam bidang pariwisata bersatu padu perduli memajukan potensi wisata.
"Saya berharap, dapat support dan dukungan dari dinas terkait untuk kelanjutan pembangunan tempat wisata alam yang ada di Desa Curah Nongko, " pintanya.
Lebih lanjut Wiwin mengatakan, langkah awal yang dilakukan dalam proses pembangunan destinasi wisata tersebut, yang terpenting kata Wiwin pembangunan akses jalan dulu.
"Konsep awal menata akses jalan dulu, kemudian kedepan fokus menata tempat-tempat UMKM, " sambunya.
Sedangkan, Deta Irama Kabid Dirpar (Dinas Pariwisata) Kabupaten Jember, sangat mendukung dan senang langkah Pemdes Curah Nongko dalam pembangunan tempat wisata alam.
"Sangat mengapresiasi dan senang, dengan adanya destinasi wisata alam yang ada di Curah Nongko Tempurejo, " ujar Deta.
Karena menurut Deta, Tempurejo merupakan wilayah yang sangat luas terbentang ekosistem alam yang luar biasa tentang keasrian alam.
"Yang sangat luas teritorialnya di Kabupaten Jember, Kecamatan Tempurejo, dan bentang alam yang sungguh luar biasa panorama nya, " kata Deta.
Deta berharap tidak hanya kawasan Tempurejo yang memiliki kepedulian tentang pengembangan potensi ekosistem yang di jadikan destinasi wisata.
"Saya berharap kedepan tidak hanya Tempurejo saja yang bisa membangkitkan gairah untuk perduli dengan wisata, tetapi kami berharap kepada semua kelompok sadar wisata untuk memajukan daerah nya masing-masing dengan dengan potensi alam yang ada, " tandasnya. (gung)
What's Your Reaction?



