Dian Sastro Memikat Hati Penonton dengan Kebaya Janggan di Gadis Kretek

Dian Sastro, yang memerankan karakter Dasiyah dalam serial Gadis Kretek, kembali mencuri perhatian dengan gaya berbusananya.

10 Nov 2023 - 09:16
Dian Sastro Memikat Hati Penonton dengan Kebaya Janggan di Gadis Kretek
Gadis Kretek (instagram/base.id)

Jakarta, (afederasi.com) - Dian Sastro, yang memerankan karakter Dasiyah dalam serial Gadis Kretek, kembali mencuri perhatian dengan gaya berbusananya. Kali ini, kebaya janggan yang dipakainya menjadi sorotan utama. Potongan kebaya ini terbilang unik dengan kerah tinggi dan tutupan kancing menyerong ke kiri.

"Kebaya janggan ini memang memiliki desain yang berbeda dari kebaya pada umumnya," ujar Dian Sastro saat diwawancarai seperti yang dilansir dari Suara.com media partner afederasi.com. "Saat memerankan karakter ini, saya merasa kebaya janggan memberikan sentuhan khas dan meningkatkan karakter Dasiyah." 

Kebaya janggan yang dipakai Dian Sastro dalam serial tersebut dibuat secara khusus untuknya. Salah satu pemilik rumah jahit terkenal, Gielang Gumilang dari Acuk Lalaki, menjelaskan bahwa harga pembuatan satu kebaya dapat bervariatif, tergantung pada jenis kain yang digunakan.

Menurut Gielang, harga pembuatan kebaya janggan di rumah jahitnya mulai dari Rp 300 ribuan hingga Rp 450 ribuan. "Kami menggunakan bahan-bahan berkualitas seperti satin bordir dan satin jacquard yang memberikan tekstur 3D pada kebaya," tambahnya.

Gielang Gumilang, pemilik rumah jahit Acuk Lalaki, mengungkapkan rahasia di balik pesona kebaya janggan yang dipakai Dian Sastro. Menurutnya, bahan paling bagus yang digunakan saat ini adalah kain satin bordir dan satin jacquard.

"Kedua bahan tersebut memberikan karakter kain yang tidak terlalu mengkilap, namun memiliki tekstur 3D yang unik," ujar Gielang. "Bordiran berbentuk bunga mawar atau bunga rambat memberikan sentuhan elegan pada kebaya, sehingga membuatnya terlihat istimewa."

Dia menambahkan bahwa bahan-bahan ini lebih mahal dibandingkan dengan bahan standar seperti satin silk atau katun. Kualitas dan desain yang unik membuat kebaya janggan ini menjadi pilihan favorit banyak orang setelah muncul di serial Gadis Kretek.

Sejak serial Gadis Kretek tayang di Netflix pada 2 November, permintaan pembuatan kebaya janggan di rumah jahit Gielang meledak. Gielang mengungkapkan bahwa mereka mendapat puluhan pesanan dalam waktu singkat setelah penayangan serial tersebut.

"Setelah muncul di serial Gadis Kretek, kami langsung mendapat puluhan pesanan pembuatan kebaya janggan," kata Gielang. Namun, karena rumah jahitnya berlokasi di Garut dan sebagian besar pesanan berasal dari luar kota, Gielang menghadapi tantangan dalam memastikan ukuran kebaya sesuai dengan pembelinya.

Dalam menghadapi pesanan kebaya janggan "fit body" alias pas dengan bentuk badan, rumah jahit Gielang harus lebih teliti dalam menyelesaikan pesanan tersebut. Dengan 40 dari 49 pesanan yang meminta kebaya janggan yang sesuai dengan bentuk badan pelanggan, Gielang menjelaskan bahwa ada dua pilihan yang diberikan kepada pelanggan.

"Pelanggan dapat memberikan ukuran detail atau mengirimkan pakaian contoh yang paling nyaman bagi mereka. Ini memberikan sedikit tantangan bagaimana kebaya dapat tetap aktif, terutama di daerah dada ke pinggul, memberikan cutting yang pas di body," ungkap Gielang. Meskipun rumah jahitnya mampu menyelesaikan satu kebaya dalam empat hari, untuk pesanan "fit body," mereka memastikan pengerjaannya tidak lebih dari satu minggu untuk memastikan ukurannya sempurna.(mg-2/jae)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow