Dampak Musim Kemarau, Lazismu Tulungagung Dropping 30 Ribu Liter Air Bersih di Wilayah Selatan

Sedikitnya 30 ribu liter air bersih didistribusikan Lazismu Tulungagung di sejumlah daerah yang mengalami kekeringan dampak musim kemarau khususnya di wilayah Tulungagung bagian selatan.

14 Oct 2023 - 05:56
Dampak Musim Kemarau, Lazismu Tulungagung Dropping 30 Ribu Liter Air Bersih di Wilayah Selatan
Distribusi air bersih yang dilakukakn Lazismu Tulungagung terhadap warga di Desa Kalibatur, Kecamatan Kalidawir (ist)

Tulungagung, (afederasi.com) – Lazis Muhammadiyah (Lazismu) Tulungagung menyatakan hingga kini telah mendistribusikan sedikitnya 30 ribu liter air bersih di sejumlah daerah yang mengalami kekeringan, dampak musim kemarau khususnya di wilayah Tulungagung bagian selatan.

Pasalnya, warga di Kecamatan Kalidawir, Pucanglaban dan Tanggunggunung mulai mengalami kesulitan air bersih sejak Juli lalu. Diperkirakan kekeringan dampak musim kemarau terjadi hingga November mendatang. 

Berdasarkan Assement dari  BPBD dan MDMC Tulungagung, memutuskan Lazismu Tulungagung untuk mendistribusikan air bersih ke warga terdampak kekeringan guna mengurangi kesulitan tersebut.

Mahendra Dinata bagian Program Lazismu Tulungagung mengatakan dropping air bersih di wilayah selatan Tulungagung hampir setiap tahun dilakukan Lazismu dan MDMC Tulungagung, untuk tahun ini piihaknya sudah mendistribusikan 30 ribu Liter, di dua titik yakni Desa Kalibatur Kecamatan Kalidawir dan Desa Pakisrejo Kecamatan Tanggung Gunung.

“Insyallah besok kami akan dropping 25.000 liter di Kecamatan Tanggunggunung,” ungkapnya, Sabtu (14/10/2023)

Sementara itu Manager Program Lazismu Jawa Timur,  Aditio Yudhono mengungkapkan selain mendistribusikan 10 ribu liter air bersih kepada warga di Desa Pakisrejo, Kecamatan Tanggunggunung. Pihaknya juga memberikan 50 paket sembako yang masing - masing paket berisi 3 kilogram beras, dua kaleng makanan siap saji rendangmu, lima bungkus mie instan serta Al Qur’an.

“Selain air bersih kami juga membagikan puluhan paket sembako kepada warga,” paparnya.

Lebih lanjut Adit mengatakan kegiataan dropping air bersih di selatan wilayah Jawa Timur akan terus dilakukan selama adanya warga yang terdampak bencana kekeringan tahun ini.

“Terimakasih kepada Agniya’ yang telah mempercayakan penyaluran infaq dan sedekahnya melalui Lazismu,” imbuhnya.

Kepala Dusun Pakis Kulon, Suyat mengatakan musim kemarau yang terjadi tahun ini mengakibatkan berkurangnya debit air yang menjadi sumber HIPPAM (Himpunan Penduduk Pemakai Air). Dimana, air tidak dapat mengalir ke rumah warga yang berada di daerah lebih tinggi.

Untuk memenuhi kebutuhan air bersih, sejumlah warga harus rela menempuh jarak 2 kilometer untuk menuju ke sumber air atau membeli dari perseorangan.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada Lazismu sehingga berkat bantuan air bersih dan sembako dapat mencukupi kebutuhan warga,” pungkasnya. (dn)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow